Kader TP PKK Makassar Unjuk Inovasi Masakan Ikan Bernutrisi, Dorong Gizi Keluarga
Kader TP PKK Makassar sukses gelar lomba inovasi masakan ikan bernutrisi, tingkatkan kreativitas olahan pangan lokal demi gizi keluarga. Siapa juaranya?
Kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar baru-baru ini menggelar kegiatan inovatif. Mereka menunjukkan beragam kreasi masakan berbahan dasar ikan yang kaya nutrisi. Acara ini berlangsung di Gedung Kantor PKK Makassar pada Kamis (20/11).
Lomba Masak Serba Ikan ini diikuti oleh perwakilan TP PKK dari berbagai kecamatan di Kota Makassar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kreativitas para kader dalam mengolah menu bernutrisi tinggi. Ini juga sekaligus memperkuat kebersamaan antar kader.
Sekretaris TP PKK Kota Makassar, Faridah Kadir, menjelaskan bahwa pemilihan tema ikan sangat relevan. Ikan merupakan bahan pangan unggulan Makassar yang kaya protein. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong konsumsi ikan secara rutin di tengah masyarakat.
Menggali Potensi Pangan Lokal Melalui Inovasi Masakan Ikan
Program Pokja III TP PKK Kota Makassar ini secara khusus dirancang untuk memaksimalkan potensi ikan sebagai sumber gizi. Ikan mudah diolah menjadi berbagai menu sehat bagi keluarga. Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengolah menu sehat semakin ditingkatkan.
Faridah Kadir berharap, para peserta dapat memasak dengan penuh kekompakan. Mereka juga diminta untuk memaksimalkan potensi bahan pangan lokal yang tersedia. Hal ini sejalan dengan upaya TP PKK dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
Lomba ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga platform edukasi penting. Para kader diajak untuk lebih memahami betapa krusialnya pemenuhan gizi keluarga. Terutama melalui konsumsi ikan secara teratur dalam pola makan sehari-hari.
Ketatnya Penilaian Juri Profesional dalam Lomba Inovasi Masakan Ikan
Proses penilaian dalam Lomba Masak Serba Ikan ini melibatkan dewan juri yang sangat kompeten. Mereka terdiri dari perwakilan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, seorang chef profesional dari Hotel Arya Duta, dan ahli gizi dari Persagi. Kehadiran juri profesional menjamin objektivitas penilaian.
Sebanyak 15 kecamatan di Kota Makassar mengirimkan masing-masing tiga perwakilan untuk berkompetisi. Mereka tampil kompak dalam proses memasak dan berupaya menghadirkan hidangan terbaik. Setelah waktu memasak berakhir, setiap tim menyajikan menu olahan ikan dengan tampilan yang menarik.
Sajian-sajian tersebut kemudian dicicipi oleh dewan juri dan panitia. Penilaian mencakup beberapa aspek penting seperti rasa, tampilan, tingkat kreativitas, serta kandungan gizi. Prof. Sri Suro Adhawati, Ketua Pokja III TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, mengakui sulitnya proses penilaian.
Menurut Prof. Sri Suro Adhawati, setiap peserta memiliki keunggulan dan ciri khas masing-masing. "Proses penilaian tetap mengacu pada standar profesional sesuai aturan panitia, mulai dari kreativitas, inovasi, teknik memasak, hingga komposisi gizi dalam menu yang disajikan," ujarnya. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, inovasi, teknik memasak, hingga komposisi gizi dalam menu yang disajikan.
Kecamatan Ujung Pandang Raih Juara Pertama Lomba Masakan Ikan
Setelah melalui serangkaian proses penilaian yang ketat dan objektif, panitia akhirnya mengumumkan para pemenang. Pengumuman ini menjadi puncak acara yang ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta dan pendukung. Antusiasme terlihat jelas di antara para kader.
Juara pertama dalam Lomba Masak Serba Ikan ini berhasil diraih oleh Kecamatan Ujung Pandang. Kemenangan ini menunjukkan keunggulan mereka dalam menghadirkan inovasi masakan ikan yang lezat, menarik, dan bergizi. Mereka berhasil memenuhi semua kriteria penilaian juri.
Sementara itu, posisi juara kedua diamankan oleh Kecamatan Ujung Tanah. Disusul oleh Kecamatan Tallo yang berhasil menempati posisi juara ketiga. Prestasi ini menjadi bukti nyata kreativitas dan dedikasi para kader PKK dalam mengolah bahan pangan lokal.
Sumber: AntaraNews