Ketua PKK Makassar Apresiasi Pendidikan Gratis Sikola Mangkasara untuk Generasi Muda

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri Melinda, memberikan apresiasi tinggi terhadap program pendidikan gratis Sikola Mangkasara yang konsisten membina anak-anak di Kelurahan Rappokalling, Makassar, dan membentuk karakter mereka.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ketua PKK Makassar Apresiasi Pendidikan Gratis Sikola Mangkasara untuk Generasi Muda
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri Melinda, memberikan apresiasi tinggi terhadap program pendidikan gratis Sikola Mangkasara yang konsisten membina anak-anak di Kelurahan Rappokalling, Makassar, dan membentuk karakter mereka. (AntaraNews)

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri Melinda, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberadaan Sikola Mangkasara. Kunjungan ini menegaskan dukungan terhadap inisiatif pendidikan nonformal yang memberikan akses belajar gratis bagi anak-anak. Program ini telah memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak di Kelurahan Rappokalling, Makassar, dalam mengembangkan potensi diri mereka.

Sikola Mangkasara dikenal karena konsistensinya dalam menyelenggarakan pendidikan gratis, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan. Inisiatif mulia ini bertujuan untuk memberikan tambahan pendidikan serta pembinaan karakter di luar lingkungan sekolah formal. Kehadiran sekolah ini menjadi solusi penting bagi masyarakat setempat yang kesulitan mengakses pendidikan berkualitas.

Kunjungan Melinda Aksa pada Minggu, 8 Maret, ke Sikola Mangkasara menjadi bentuk dukungan nyata dari pemerintah kota terhadap program ini. Ia berharap model pendidikan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak pihak di masa mendatang. Sikola Mangkasara sendiri telah berdiri selama kurang lebih 16 tahun dan saat ini memiliki sekitar 60 siswa aktif.

Melinda Aksa secara khusus mengapresiasi sosok Ibu Ami, inisiator Sikola Mangkasara, atas dedikasinya yang luar biasa. Ibu Ami telah mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk pendidikan anak-anak di lingkungannya, menunjukkan kepedulian yang patut dicontoh. Kepeduliannya menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut berkontribusi pada dunia pendidikan.

Inisiatif Ibu Ami ini telah berhasil menghadirkan sekolah gratis bagi anak-anak di Kelurahan Rappokalling. Sekolah ini tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter dan nilai-nilai moral. Hal ini sejalan dengan visi membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki budi pekerti luhur.

Kehadiran Sikola Mangkasara selama 16 tahun menunjukkan komitmen kuat dalam menyediakan akses pendidikan yang merata. Saat ini, sekitar 60 siswa aktif merasakan manfaat dari program pendidikan gratis ini. Mereka mendapatkan bimbingan tambahan yang melengkapi pendidikan formal mereka, serta dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melinda Aksa menekankan pentingnya pendidikan yang selaras dengan penguatan nilai-nilai agama. Ia percaya bahwa kombinasi ini akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki arah hidup yang baik dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip keagamaan. Pendidikan harus menjadi fondasi moral dan spiritual yang kuat.

Dalam kunjungannya, Melinda juga memotivasi para siswa Sikola Mangkasara untuk terus belajar dan berprestasi. Ia mengingatkan mereka agar tidak melupakan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal menghadapi tantangan. Pesan ini bertujuan untuk menanamkan karakter yang kuat dan integritas sejak dini.

Pendidikan nonformal seperti yang ditawarkan Sikola Mangkasara berperan krusial dalam melengkapi pendidikan formal anak-anak. Ini memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri secara holistik. Lingkungan belajar yang suportif dan inklusif sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan optimal anak.

Camat Tallo, Andi Husni, menyatakan kebanggaannya terhadap keberadaan Sikola Mangkasara di wilayahnya. Ia melihat sekolah ini memiliki peran vital dalam membina anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu. Program ini membantu melengkapi pendidikan formal mereka dan memberikan kesempatan yang setara.

Andi Husni berharap Sikola Mangkasara dapat terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. Dukungan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan operasional dan pengembangan program pendidikan gratis ini. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan inisiatif pendidikan komunitas.

Keberadaan Sikola Mangkasara menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan. Inisiatif pendidikan gratis ini menjadi contoh nyata bagaimana komunitas dapat berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia. Diharapkan model pendidikan seperti ini dapat direplikasi di wilayah lain yang membutuhkan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi