Ketua PKK Makassar Tekankan Peran Keluarga Deteksi Dini Kanker, Ibu Jadi Agen Perubahan
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyoroti peran keluarga dalam deteksi dini kanker, terutama kaum ibu sebagai agen perubahan untuk menekan risiko penyakit ini.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya peran keluarga, khususnya para ibu, dalam upaya pencegahan kanker sejak dini. Pernyataan ini disampaikan dalam peringatan Hari Kanker Sedunia (WCD) yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis.
Melinda Aksa menyoroti bahwa kebiasaan sederhana di rumah dapat menjadikan ibu sebagai agen perubahan efektif untuk menekan risiko kanker di lingkungan keluarga. Edukasi, kepedulian, serta keberanian untuk melakukan pemeriksaan dini merupakan kunci utama dalam pencegahan.
Acara peringatan WCD ini diinisiasi oleh Makassar Cancer Care Community (MC3) dengan dukungan dari Union for International Cancer Control (UICC). Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk akademisi, mahasiswa residen patologi anatomi dari Fakultas Kedokteran Unhas, dan komunitas penyintas kanker.
Peran Strategis Ibu dalam Pencegahan Kanker
Melinda Aksa menjelaskan bahwa ibu memiliki posisi sentral sebagai pendidik pertama dalam rumah tangga. Peran ini sangat krusial dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat di antara anggota keluarga.
Ibu juga didorong untuk aktif dalam menggalakkan deteksi dini kesehatan serta menyebarkan edukasi kesehatan di lingkungan sekitar. Hal ini mencakup pemahaman tentang gejala kanker dan pentingnya pemeriksaan rutin.
Peringatan Hari Kanker Sedunia menjadi momen reflektif untuk meningkatkan kesadaran bersama mengenai tantangan besar yang ditimbulkan oleh kanker. Dampaknya luas, meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, hingga ekonomi keluarga.
Mengingat hal tersebut, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga. Melinda menekankan bahwa kanker tidak hanya menyerang individu, melainkan juga memengaruhi ketahanan keluarga secara keseluruhan.
Kolaborasi Komunitas dan Dukungan Moral untuk Penyintas
Tim Penggerak PKK Kota Makassar berkomitmen penuh untuk terus mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian kanker. Dukungan ini diwujudkan melalui edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat di masyarakat.
Melinda Aksa berharap masyarakat tidak lagi merasa takut atau ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Penting juga untuk saling menguatkan dan memberikan dukungan moral kepada para penyintas kanker.
“Pencegahan dan penanganan kanker membutuhkan kolaborasi dan empati. Tidak ada yang berjalan sendiri,” katanya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Makassar Cancer Care Community (MC3), tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan WCD.
Nurlina Subair, pendiri Makassar Cancer Care Community (MC3), berbagi kisah inspiratif dan menjelaskan bahwa komunitasnya didirikan pada 17 Agustus 2013. MC3 hadir sebagai ruang dukungan mental, motivasi, dan pendampingan bagi penyintas kanker, dengan tujuan saling menguatkan dalam proses pemulihan. Nurlina menekankan bahwa kualitas hidup jauh lebih penting daripada sekadar panjang usia.
Sumber: AntaraNews