Pesona Ramadhan Bogor Berbagi 2026: Lomba Memasak Meriahkan Ekonomi Lokal
Ratusan peserta meramaikan lomba memasak dalam rangkaian Pesona Ramadhan Bogor Berbagi 2026, mendorong kreativitas kuliner dan menggerakkan UMKM daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, sukses menggelar lomba memasak tingkat kecamatan dan perangkat daerah. Kegiatan ini melibatkan total 255 peserta yang antusias dalam rangkaian Pesona Ramadhan Bogor Berbagi 2026.
Lomba ini berlangsung meriah di halaman Gedung Tegar Beriman Kabupaten Bogor pada tanggal 4 hingga 5 Maret 2026. Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong kreativitas kuliner dan menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi secara resmi membuka kegiatan tersebut, menegaskan relevansinya dengan visi pembangunan daerah. Visi “Bogor Istimewa Menuju Bogor Gemilang” menempatkan penguatan sektor UMKM sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Menggerakkan Ekonomi Lokal Melalui Kreativitas Kuliner
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini, menyebutnya sebagai bentuk kolaborasi yang sangat baik. “Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mampu merangkul seluruh komponen, mulai dari para camat hingga pelaku UMKM untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.
Kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Hal ini terutama ditekankan melalui kegiatan yang mampu melibatkan masyarakat secara luas dan memberikan dampak positif.
Kegiatan ini secara spesifik berfokus pada penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk menampilkan inovasi kuliner mereka. Diharapkan, inisiatif semacam ini dapat terus berlanjut untuk mendukung kemajuan ekonomi di Kabupaten Bogor.
Partisipasi Meriah dan Penilaian Profesional
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor Ria Marlisa menjelaskan bahwa lomba ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintah daerah. Tercatat 120 peserta berasal dari kecamatan dan 135 peserta dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Untuk memastikan objektivitas dan kualitas penilaian, lomba memasak ini menghadirkan dewan juri profesional yang kompeten di bidangnya. Para juri yang terlibat meliputi Chef Harris, Chef Sekar, Chef Feby, dan Chef Ridho, yang memberikan penilaian berdasarkan standar kuliner yang tinggi.
Menurut Ria Marlisa, kegiatan Pesona Ramadhan Bogor ini tidak hanya bertujuan meramaikan bazar Ramadhan semata. Lebih dari itu, lomba ini juga dirancang untuk meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat serta mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten Bogor, khususnya bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Kolaborasi Sektor dan Dampak Jangka Panjang
Melalui lomba memasak ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ingin memberikan ruang kreativitas di bidang kuliner. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan antara perangkat daerah dengan masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan Pesona Ramadhan Bogor Berbagi 2026 diharapkan dapat menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ini adalah langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Keterlibatan langsung masyarakat dalam kegiatan semacam ini diyakini akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya Pemkab Bogor untuk mencapai visi “Bogor Istimewa Menuju Bogor Gemilang” melalui penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Sumber: AntaraNews