Sorot
{{caption}}
Pria Diduga Bunuh Diri di Cawang Simpan Jaket Dinas LH, Ini Kata Pemprov DKI

{{caption}}
Prabowo Terbitkan Perpres Kereta Cepat, Danantara Masuk Komite

{{caption}}
Dari Rafale hingga Sapi, Macron Ingin Perluas Kerja Sama dengan Indonesia

{{caption}}
Simak Kondisi Terkini Lalu Lintas di Jalan Ambles Lenteng Agung

{{caption}}
Wamendagri Ribka Ingatkan Modernisasi Papua Tak Boleh Hilangkan Jati Diri

{{caption}}
Nilai Strategis Prancis di Balik 4 Kunjungan Prabowo dalam Setahun

Topik Terkait
{{caption}}
KPAI Catat 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak di 2025, Naik 3 Persen

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data mengejutkan terkait Pelanggaran Hak Anak di 2025, dengan 2.031 kasus yang melibatkan 2.063 korban, menunjukkan kenaikan 2-3 persen dari tahun sebelumnya. Simak detail lengkapnya!

{{caption}}
KPAI Ungkap 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak Sepanjang 2025, Keluarga Jadi Sorotan Utama

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data mengejutkan: 2.031 kasus pelanggaran hak anak terjadi sepanjang 2025, dengan lingkungan keluarga sebagai sektor paling rentan.

{{caption}}
Lesunya Ekonomi Jadi Faktor Utama Pemicu KDRT di Pangkalpinang, DPPAKB Ungkap Data Terbaru

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (DPPAKB) Kota Pangkalpinang menyoroti **faktor ekonomi pemicu KDRT** yang tinggi di wilayahnya, terutama setelah lesunya sektor pertambangan timah.

{{caption}}
Kasus Perceraian Martapura Melonjak Drastis di 2025, Judi Online Jadi Pemicu Utama

Kasus Perceraian Martapura melonjak drastis pada 2025, mencapai 1.083 kasus yang ditangani Pengadilan Agama setempat, dengan judi online teridentifikasi sebagai pemicu utama keretakan rumah tangga.

{{caption}}
Kemen PPPA Ungkap Tiga Faktor Utama Pemicu Tingginya Kekerasan Terhadap Perempuan di Indonesia

Kementerian PPPA membeberkan tiga penyebab utama melonjaknya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, meliputi faktor ekonomi, pola asuh, serta pengaruh media sosial yang kian masif.

{{caption}}
Tekanan Ekonomi, Biaya Hidup Mahal Pemicu Kekerasan Perempuan dan Anak di Jakarta Meningkat Tembus Ribuan Kasus

Berbagai kasus yang muncul sepanjang tahun 2025 ini menunjukkan pola kekerasan yang makin kompleks, dipengaruhi dinamika perkotaan dan tekanan ekonomi.

{{caption}}
Mengkhawatirkan, Kekerasan Perempuan dan Anak di Jakarta Hampir 2.000 Kasus, 56 Persen Terjadi di Rumah

Menurut Lin, 53 persen korban yang tercatat merupakan anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan yang berusia di bawah usia 18 tahun.

{{caption}}
Miris, UPTD PPA Tangani 350 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kepri: Pelaku Mayoritas Orang Terdekat

UPTD PPA Kepri mencatat 350 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kepri sepanjang 2025, didominasi kekerasan seksual. Mayoritas pelaku adalah orang terdekat korban, menimbulkan keprihatinan serius.

{{caption}}
10 Penyebab KDRT yang Sering Jadi Pemicu, Kenali Pula Jenis-Jenis Tindakannya

Berikut penyebab KDRT yang sering menjadi pemicunya.

{{caption}}
Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bekasi Tertinggi di Jabar, Paling Banyak Soal KDRT

Paling tinggi yang dilaporkan adalah KDRT. Kemudian di posisi kedua kasus pelecehan seksual.

{{caption}}
Suamiku Lukaku Gelar Kampanye Kesehatan Mental di 5 Kota Jelang Penayangan Perdana

Pemeran utama film, Acha Septriasa dan Gusty Pratama, turut hadir dalam CFD di Jakarta dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam kampanye hidup sehat.

{{caption}}
Isu Perselingkuhan dan KDRT Beredar, Dede Sunandar Cemas Kehilangan Pekerjaan

Dede Sunandar hanya bisa menerima kenyataan bahwa promosi filmnya terpaksa dihentikan setelah isu ini mencuat ke publik.

{{caption}}
Terungkap, Ini Dugaan Ayah Sekap dan Nyaris Bakar Hidup-Hidup Tiga Anak di Bandung

Sejumlah saksi yang dimintai keterangan oleh polisi terkait kasus itu di antaranya warga setempat hingga pihak keluarga dari suami istri tersebut.

{{caption}}
Angkat Isu KDRT, "Suamiku Lukaku" Ajak Publik Memahami Trauma dan Kekerasan Dalam Relasi

Menghadirkan Putri Ayudya sebagai Pembicara dalam Psychology Talkshow & Public Discussion di Bogor dan Bekasi.

{{caption}}
Sakit Hati Merasa Tak Dihargai, Suami Ini Siram Istri Pakai Air Keras

Pelaku ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Pacongang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, tak lama setelah kejadian.

{{caption}}
Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Kekerasan Anak di Makassar: Alarm Serius 516 Kasus

Yayasan Rumah Mama Sulsel memimpin kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka kekerasan anak di Makassar yang mencapai 516 kasus pada tahun 2025, menjadi alarm serius yang membutuhkan penanganan bersama.

{{caption}}
Dibantu Penerjemah, 40 WNA Tersangka Kasus Judi Online di Hayam Wuruk Diperiksa Bertahap

Dony menambahkan, pemeriksaan dilakukan guna mendalami peran masing-masing tersangka.

{{caption}}
Mendesak! Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak Judi Online di Tengah Ancaman Digital

Kementerian PPPA menyoroti urgensi perlindungan anak judi online setelah data Komdigi menunjukkan ratusan ribu anak terpapar, menuntut respons kolaboratif dari berbagai pihak.

{{caption}}
Anggota DPR Dorong Literasi Digital Anak Masif Cegah Bahaya Judi Online

Anggota DPR RI Dini Rahmania menekankan pentingnya Literasi Digital Anak secara masif di sekolah dan keluarga untuk membendung ancaman judi online (judol) yang merusak generasi muda.

{{caption}}
Meutya Hafid: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

Menkomdigi Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak berusia di bawah 10 tahun.

{{caption}}
Pramono Minta Jaringan Judi Online di Hayam Wuruk Jakbar Dihukum Berat: Mudah-mudahan Tindakan Tidak Setengah-Setengah

Pramono ingin penindakan terhadap praktik judi online di Jakarta dilakukan secara serius dan tidak berhenti di tengah jalan agar menimbulkan efek jera.

{{caption}}
Polresta Tanjungpinang Tangkap Empat Operator Judi Online Jaringan Kamboja, Terancam Denda Rp10 Miliar

Polresta Tanjungpinang berhasil membongkar jaringan internasional dan melakukan penangkapan operator judi online. Empat pelaku ditangkap di rumah kontrakan, terancam denda miliaran rupiah.