Isu Perselingkuhan dan KDRT Beredar, Dede Sunandar Cemas Kehilangan Pekerjaan
Dede Sunandar hanya bisa menerima kenyataan bahwa promosi filmnya terpaksa dihentikan setelah isu ini mencuat ke publik.
Prahara rumah tangga Dede Sunandar yang belakangan ini menjadi sorotan publik, ternyata berdampak pada karier profesionalnya.
Banyak pihak mulai memberikan sentimen negatif setelah isu perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga mencuat ke permukaan.
Kegagalan ini terasa semakin menyakitkan karena Dede harus menanggung dampak dari pernyataan sang istri di media sosial.
Dede merasa reputasinya rusak sebelum ia sempat memberikan klarifikasi atau membuktikan perubahan dirinya.
"Parah, jelek aja selingkuh, berarti apalagi ganteng ya Allah. Cuma omongan kayak gitu doang, banyaklah aku yang dihujat segala macam sampai aturan aku ada tur buat film, promo film disetop ya udah bukan rezeki Dede," ujar Dede Sunandar di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026) dikutip Liputan6.
Lebih lanjut, Dede menjelaskan bahwa situasi ini membuatnya merasa tertekan.
"Ya karena kan di situnya kan ke-blow up kayak gitu Dede jelek selingkuh malah main film begini-begini. Aku maksudnya nggak ada niat sekali pun untuk merusak filmnya. Mungkin atau apa ya karena kejadian ini istri speak up dari pihaknya, terutama saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, terutama Bapak Aldi Sabri yang udah support banget sebenarnya," terangnya.
Dengan berbagai tekanan yang dihadapinya, Dede berharap bisa segera mengatasi masalah ini dan melanjutkan kariernya dengan baik.
Dede Sunandar Merasa Terpuruk Lagi
Hilangnya kontrak kerja menjadi sebuah kerugian yang sangat besar bagi pria yang tengah berjuang untuk memperbaiki kondisi keuangannya.
Ia sebelumnya memiliki harapan untuk mendapatkan penghasilan tambahan, yang bisa digunakan untuk menyewa tempat tinggal baru demi memperbaiki keadaan rumah tangganya.
"Karena kejadian ini tadinya udah alhamdulillah nih kita bisa ngontrak lagi nih. Eh dia speak up kayak gitu karena mungkin akunya nggak terlalu deket lagi sama Reren maksudnya buat ngebujuk jangan, jangan, jangan. Takutnya nanti pikiran dia 'Entar kamu gitu lagi gitu lagi,' padahal bener-bener udah sama sekali tidak kayak gitu," lanjut sang komedian.
Respons Dede dapat Hujatan dari Warganet
Walaupun Dede mendapatkan banyak kritikan dari netizen, ia berusaha untuk tetap tenang dan tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Ia menyadari bahwa opini publik tidak sepenuhnya bisa ia kendalikan.
"Netizen bilang kayak gitu, ya udah namanya juga netizen. Dede maksudnya bukan nantangin netizen apa pun itu kan pendapat netizen kayak gitu yang penting Dede berusaha, Dede ikhtiar tetap," ungkapnya.
Dalam situasi sulit seperti ini, Dede menunjukkan sikap yang positif dan berusaha untuk fokus pada usahanya. Ia memahami bahwa setiap orang memiliki pandangan masing-masing dan tidak semua pendapat tersebut harus direspons.
"Netizen bilang kayak gitu, ya udah namanya juga netizen. Dede maksudnya bukan nantangin netizen apa pun itu kan pendapat netizen kayak gitu yang penting Dede berusaha, Dede ikhtiar tetap," tegasnya dengan penuh keyakinan.
Pasrah
Sikap pasrah yang disertai usaha kini menjadi prinsip hidup Dede Sunandar dalam menghadapi tantangan yang sulit. Ia mengungkapkan kesiapan untuk menjalani berbagai jenis pekerjaan, bahkan jika itu berarti kembali ke profesi lamanya.
"Berarti dia nggak sayang anak-anak kan intinya. Kalau karier hancur ibaratnya Dede nggak ada kerjaa, terus anak-anak mau gimana, ya kan. Cuma Dede pikir nggak kerjaan di TV doang, Dede masih bisa nyetir walaupun 'Bang kamu kok sekarang nyetir?' 'Lah gua kerja kenapa harus malu?' Jadi sopir lagi belum dipakai atau memang udah habis kariernya Dede juga nggak permasalahin," pungkas Dede Sunandar.