Jelang Persemian Panggung Sanggabuwana, Sejumlah Pintu Keraton Masih Digembok
Penggembokan pintu utama Kori Kamandungan dan lainnya dengan penggantian kunci yang baru dilakukan oleh kubu Paku Buwono XIV Purboyo, Minggu (14/12).
Menjelang peresmian Museum dan Panggung Sanggabuwana, oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Selasa (16/12) sore, sejumlah pintu di area Keraton Kasunanan Surakarta masih digombok. Penggembokan pintu utama Kori Kamandungan dan lainnya dengan penggantian kunci yang baru dilakukan oleh kubu Paku Buwono XIV Purboyo, Minggu (14/12).
Selain pintu utama Kamandungan, penggantian gembok juga dilakukan di pitu timur. Yakni pintu masuk Museum Keraton Kasunanan Surakarta. Kedua pintu tersebut merupakan akses utama masuk ke Sasana Handrawina dan acara peresmian Sanggabuwana dan Museum besok.
Bahkan adik PB XIII GKR Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng tidak bisa masuk ke museum untuk melakukan persiapan peresmian. Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) dilarang masuk saat sejumlah pekerja dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) akan melakukan revitalisasi keraton.
Gusti Moeng mengaku kecewa
Gusti Moeng mengaku kecewa dengan sikap yang dilakukan kubu PB XIV Purboyo yang melarang dirinya sebagai anggota Tim Lima yang memiliki tanggungjawab revitalisasi keraton masuk ke museum. Putri PB XII itu mengancam akan membawa kasus ini ke ranah hukum.
"Saya perkarakan. Mereka itu siapa kok melarang kita masuk. Katanya (GRK Timoer Rumbay Kusumo Dewayani) mendukung, kok nggembokki ngendi-ngendi (mana-mana) ki lho. Terus dia itu siapa, kok minta-minta kunci?" ungkapnya.
Gusti Moeng mengatakan hingga sore ini belum bisa mengakses masuk ke museum. Ia masih menunggu perkembangan selanjutnya.
"Itu lho digembok semua, Sasana Handrawina untuk wilujengan dan penandatanganan prasasti besok," keluhnya.
"Kalau masih bisa kita ingatkan ya monggo. Kalau tidak ya sudah, kita jalan saja. Wong ini negara hukum kok, gitu saja," sambungnya.
Mensukseskan peresmian Tata Pamer Museum
Sebelumnya Maha Menteri Kangjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan, meminta semua pihak di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat turut mensukseskan peresmian Tata Pamer Museum dan Panggung Sanggabuwana yang akan diadakan Selasa (16/12).
"Demi kebaikan bersama dan masa depan Keraton Surakarta, ini momentum kita untuk kembali rukun dan bersatu sebagai keluarga besar," ujar Tedjowulan, melalui juru bicara, Kangjeng Pakoenegoro, Senin (15/12).
Pakoenegoro menyampaikan, undangan peresmian Tata Pamer Museum dan Panggung Sanggabuwana Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat telah dikirimkan Tedjowulan kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, sejumlah pejabat negara, dan tokoh nasional.
"Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Lima, yang memimpin proyek revitalisasi dan konservasi Keraton Surakarta, bekerjasama dengan pemerintah, Gusti Tedjowulan telah menerima konfirmasi kehadiran Menteri Kebudayaan," katanya.
Rangkaian kegiatan
Selain Fadli Zon, undangan juga dikirimkan untuk Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Ketua MPR RI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Ketua Komisi IV DPR RI, Ketua dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Wakil Menteri Pertanian, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan, serta sejumlah tokoh nasional.
"Rangkaian kegiatan akan dimulai pukul 16.00 diawali dengan Wilujengan Dukutan di Sasana Handrawina. Dilanjutkan dengan peresmian Museum dan Panggung Sanggabuwana, ditandai penandatanganan prasasti oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.