Sorot
{{caption}}
Komdigi Blokir 3,4 Juta Situs Judi Online, Perputaran Uang Turun tapi Masih Fantastis

{{caption}}
Prabowo Serahkan Alutsista Strategis kepada TNI

{{caption}}
Politikus PDIP Ingatkan Bahaya Rupiah Melemah: Orang Kampung Pasti Ngerti

{{caption}}
Tito Karnavian Ungkap Ancaman Baru di Balik Inflasi RI yang Masih Terkendali

{{caption}}
Wamendagri Ribka Pastikan Penanganan Pengungsi Jayawijaya Terkoordinasi

{{caption}}
Menkomdigi Buka-bukaan soal Isu Transfer Data Pribadi ke AS

Topik Terkait
{{caption}}
Orang Dekat Prabowo Ingatkan Para Pejabat Jangan Remehkan Tagar 'Kabur Aja Dulu'

Tagar tersebut bisa diartikan sebagai bentuk ketidakpuasan dari kalangan masyarakat bawah.

{{caption}}
Ramai #KaburAjaDulu, Yasonna Bantah Nasionalisme Diaspora Hilang: Saya Lama di Amerika, Balik Juga

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Yasonna Laoly menanggapi tagar #KaburAjaDulu yang viral di media sosial.

{{caption}}
Viral Tagar Kabur Aja Dulu, Berikut 10 Negara Favorit Tujuan WNI untuk Bekerja

Tak hanya itu, diduga pula munculnya tagar Kabur Aja Dulu lantaran sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan di Indonesia.

{{caption}}
Tren #KaburAjaDulu: Kenapa Anak Muda Ingin Pergi dari Indonesia?

Banyak individu merasa masa depan mereka di Indonesia tidak jelas, sehingga mereka terdorong untuk mencari peluang di luar negeri.

{{caption}}
Viral Seruan Kabur Aja Dulu, Nusron Wahid: Itu Menandakan Kurang Cinta Tanah Air

Ramai di media sosial seruan #kaburajadulu agar masyarakat pindah ke luar negeri.

{{caption}}
Hasan Nasbi Penasihat Khusus Presiden Punya Harta Rp40,4 Miliar, Tercatat Tak Punya Utang

Hasan Nasbi melaporkan harta Rp40,4 miliar ke KPK. Aset didominasi properti, kendaraan mewah, dan kas tanpa tercatat utang.

{{caption}}
Hasan Nasbi Kembali ke Kabinet, Dilantik Prabowo Jadi Penasehat Khusus Komunikasi

Presiden Prabowo hari ini melantik Hasan Nasbi menjadi Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara Jakarta.

{{caption}}
Hasan Nasbi Masuk Kabinet Lagi: Kalau Perintah Presiden, Kita Siap

Ia memberi sinyal akan kembali membantu pemerintah, khususnya dalam bidang komunikasi, meski belum merinci posisi yang akan ditempati.

{{caption}}
Hasan Nasbi Tegaskan Bukan Waktu Tepat Provokasi Pemerintah di Tengah Dinamika Global

Mantan Kepala Kantor Kepresidenan Hasan Nasbi menyatakan provokasi terhadap pemerintah tidak tepat dilakukan saat ini, menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah ketidakpastian global.

{{caption}}
Hasan Nasbi Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Soal Apa?

Hasan Nasbi memenuhi undangan Presiden Prabowo ke Istana Kepresidenan Jakarta. Ia mengaku belum mengetahui agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

{{caption}}
Hasan Nasbi: Konsistensi Partai Kunci Peluang PSI Masuk Senayan

Pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi, menyoroti Peluang PSI Masuk Senayan, menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi partai dalam membangun mesin politik serta struktur yang solid.

{{caption}}
Celios: Risiko PHK Akibat Pelemahan Rupiah Harus Diantisipasi

Efek dari pelemahan nilai tukar rupiah akan berdampak pada sisi impor bahan baku termasuk elektronik, industri otomotif, bahkan sektor pertanian.

{{caption}}
39 WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam, Indonesia Koordinasi dengan Malaysia

Data korban menunjukkan ada 23 orang yang selamat dan 18 meninggal.

{{caption}}
Febby Carol Izinkan Mantan Ipar Jenguk Lindi, Hubungan dengan Inara Rusli Membaik

Febby Carol, kakak dari Virgoun, mengungkapkan bahwa rumah sakit selalu siap menerima kedatangan Inara Rusli beserta anak-anaknya untuk menjenguk.

{{caption}}
Super Tega, Ayah di Muba Sumsel Tega Perkosa Anak Kandung Darah Dagingnya Sendiri

Peristiwa itu terjadi saat korban tertidur pulas di kamar rumahnya di Kecamatan Sungai Keruh, Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan.

{{caption}}
Israel Dilaporkan Bangun Dua Pangkalan Rahasia di Irak

Satu lokasi yang baru terungkap merupakan bagian dari dua fasilitas rahasia yang telah digunakan Israel secara berkala di Irak selama lebih dari setahun.

{{caption}}
DPR Soal Kapolda Metro Naik Pangkat Jadi Bintang Tiga: Bukan Wacana Baru, Setara dengan Pangdam

Wacana Kapolda Metro Jaya menjadi pangkat bintang tiga tersebut tidak harus ada proses di DPR terlebih dahulu.