Hasan Nasbi Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Soal Apa?
Hasan Nasbi memenuhi undangan Presiden Prabowo ke Istana Kepresidenan Jakarta. Ia mengaku belum mengetahui agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
Presiden Prabowo Subianto memanggil mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi ke Istana untuk menghadiri sebuah agenda, Kamis (12/3/2026).
Hasan mengatakan dirinya mendapat undangan untuk bertemu Presiden, namun belum mengetahui secara pasti topik yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
"Saya tidak tahu ini kenapa dipanggil. Ada agenda katanya, agenda sama Presiden," kata Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
2 Kali Rapat Bareng Presiden
Hasan menyebut pertemuan ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo.
Sebelumnya, ia juga hadir dalam rapat terbatas yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, pada Senin (9/3/2026).
Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas kesiapan nasional terkait ketahanan pangan dan energi menjelang periode Lebaran.
Saat ditanya mengenai perannya dalam rapat tersebut, Hasan menyatakan dirinya hanya mengikuti jalannya diskusi tanpa memiliki posisi khusus dalam forum tersebut.
"Iya, diajak rapat saja. Belum sebagai apa-apa. Belum ada sebagai apa-apa," ujarnya.
"Belum, belum. (Saya) Menyimak saja. Menyimak saja. Belum, belum (berbicara)," sambung Hasan.
Bahas Situasi Global dan Ekonomi
Hasan menjelaskan bahwa dalam pertemuan sebelumnya di Hambalang, diskusi lebih banyak membahas perkembangan situasi global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap kondisi ekonomi.
"Topik-topik kondisi terkini saja. Kan kita ada, lagi di luar lagi ada perang, terus bagaimana Indonesia menyikapinya supaya kita tidak terjebak ke dalam krisis, bagaimana solusinya, macam-macam lah. Tapi kan yang bicara menteri-menteri ya. Saya dengarkan saja. Saya kan tidak ikut ngomong, saya dengarkan saja," jelas dia.
Terkait agenda pertemuan pada Kamis (12/3/2026), Hasan mengaku baru mendapat informasi dari pihak protokol Istana pada siang hari melalui pesan singkat.
"Tadi jam setengah dua di-WA (WhatsApp) oleh Protokol. Ada agenda bersama Presiden katanya. Tapi saya belum tahu agendanya. Terus terang benar-benar belum tahu," ucap Hasan.
Ketika ditanya kemungkinan dirinya kembali terlibat dalam pemerintahan, Hasan belum memberikan tanggapan lebih lanjut.
"Belum bisa komentar. Kita orang belum ada ini, belum ada pembicaraan soal itu. Sabar ya. Nanti lagi ya," tutur Hasan.