Ramai #KaburAjaDulu, Yasonna Bantah Nasionalisme Diaspora Hilang: Saya Lama di Amerika, Balik Juga

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Yasonna Laoly menanggapi tagar #KaburAjaDulu yang viral di media sosial.

Delvira
Oleh Delvira - Reporter
Ramai #KaburAjaDulu, Yasonna Bantah Nasionalisme Diaspora Hilang: Saya Lama di Amerika, Balik Juga
Sejumlah berita terpopuler yang menarik untuk disimak pada Jumat pagi, mulai dari 38 orang tewas dalam kecelakaan pesawat penumpang Azerbaijan Airlines hingga ... (© 2024 planet.merdeka.com)

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Yasonna Laoly menanggapi tagar #KaburAjaDulu yang viral di media sosial. Tagar tersebut berupa ajakan kepada anak muda pergi ke luar negeri lantaran merasa nasibnya tak jelas di Indonesia.

Menurutnya, tak ada masalah jika masyarakat pergi ke luar negeri untuk menimba ilmu atau pengalaman. Namun, dia meyakini nasionalisme diaspora di luar negeri tidak akan hilang.

"Kita berharap anak-anak bangsa kalau mereka untuk cari yang terbaik tapi tetap balik lagi ke Indonesia itu barang kali baik-baik saja, mencari pengalaman khuhusnya anak-anak muda. Tapi saya percaya nasionalisme mereka tetap teguh untuk bangsa ini," kata Yasonna di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

Yasonna membantah tudingan yang menyebut pergi ke luar negeri artinya tidak memiliki jiwa nasionalisme. Ia mencontohkan dirinya sendiri di mana lama berada di Amerika namun tetap kembali ke tanah air juga.

"Saya berapa lama di Amerika, balik juga ke mari," katanya.

Viral #KaburAjaDulu

Tagar #KaburAjaDulu yang viral di media sosial menjadi cermin keresahan sebagian masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, terhadap kondisi sosial ekonomi dan peluang kerja di dalam negeri. Munculnya tagar kabur aja dulu merupakan ekspresi kekecewaan terhadap kondisi ekonomi dan politik dalam negeri.

Banyak yang merasa masa depannya tidak menentu di Indonesia, hingga mendorong mereka untuk mencari peluang di luar negeri.

Seperti yang diungkapkan oleh akun X @Ju***Ekspor, "baru rame #KaburAjaDulu, gue udah bilang dari beberapa tahun lalu, Indonesia ini makin kacau. Bisnis makin ga sehat, permainan orang dalam, impor menggila, inflasi terus naik, gaji ga naik, kualitas hidup ga ada. Makanya gua pindah ke luar negeri, buka bisnis di luar negeri."

Rekomendasi