India Jadi Role Model, BGN Genjot Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, pihaknya akan meminta bimbingan teknis dari pemerintah India guna meningkatkan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Belajar dari keberhasilan India dalam menjalankan program makan bergizi, Badan Gizi Nasional (BGN) ingin menerapkan hal serupa di Indonesia. Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, pihaknya akan meminta bimbingan teknis dari pemerintah India guna meningkatkan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ya, kita kan, sebelum kita melaksanakan program makan bergizi, kita berkunjung ke India, melihat role model (MBG) di India. Dan saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia," kata Dadan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/10).
Dia menyampaikan BGN akan mempelajari soal pengawasan dam peningkatan kualitas MBG dari India. Terlebih, India sudah lebih dulu menjalankan program MBG dibandingkan Indonesia.
"Lebih banyak mungkin nanti ke pengawasan, pengembangan institusi, peningkatan kualitas layanan, dan lain-lain," ujarnya.
Disisi lain, Dadan melaporkan bahwa jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sudah mencapai 13.514 yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan. Dia menuturkan MBG sudah akan melayani 40 juta penerima manfaat.
"Dan hari ini penyerapan anggaran makan bergizi sudah mencapai 35,6 triliun, sudah mencakup 50,1%. Dan kita kejar terus target sampai akhir tahun, mudah-mudahan 82,9 juta bisa kita layani di akhir tahun," katanya.