Sorot
{{caption}}
Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman

{{caption}}
Bukan Bid'ah, Ini Sejarah Tasyakuran Sepulang Haji di Indonesia

{{caption}}
Reaksi PDIP Disebut Main Politik Dua Kaki

{{caption}}
Pramono Beberkan Fakta di Balik Viral Motor Ojol Diangkut Dishub

{{caption}}
Akses ke Stadion JIS Makin Mudah, Stasiun KRL akan Diresmikan Besok

{{caption}}
Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi, Ini Pesannya

Topik Terkait
{{caption}}
Resiliensi APBN Indonesia Diuji di Tengah Gejolak Harga Energi Global

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia menunjukkan resiliensi, namun tekanan fiskal meningkat akibat lonjakan harga energi global. Simak analisis lengkapnya di sini.

{{caption}}
Ketahanan Energi dan Ujian Fiskal Indonesia: Menghadapi Guncangan Global dengan Strategi Adaptif

Indonesia menghadapi ujian berat terhadap ketahanan energi dan fiskal di tengah gejolak global, menuntut strategi adaptif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan kepercayaan pasar.

{{caption}}
Konflik Timur Tengah Disebut Berpotensi Ganggu Pasokan Minyak Global

Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap kenaikan harga minyak dunia karena statusnya sebagai net importir.

{{caption}}
Pemerintah Kerja Keras Jaga Defisit APBN Tak Melebar, Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman

Presiden menyampaikan harapan agar Indonesia suatu saat juga dapat menghilangkan defisit anggaran.

{{caption}}
Banggar DPR: Pemerintah Punya Ruang Fiskal Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen dari PDB, meski ada wacana pelebaran defisit oleh Menkeu.

{{caption}}
Menkeu Buka Opsi Pelebaran Defisit APBN 2026 di Atas 3 Persen PDB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan peluang pelebaran defisit APBN 2026 di atas 3 persen PDB terbuka. Hal ini merespons gejolak geopolitik dan kenaikan harga energi global yang memicu ketidakpastian.

{{caption}}
Prabowo Harap Skenario Terburuk di Timur Tengah Tak Terjadi, Waspadai Dampak Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapan agar skenario terburuk di Timur Tengah tidak terjadi, seraya menegaskan kewaspadaan pemerintah terhadap potensi Dampak Konflik Timur Tengah pada perekonomian nasional.

{{caption}}
Airlangga Paparkan Skenario Terburuk Defisit APBN Capai 4,06 Persen Akibat Konflik Asia Barat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan skenario terburuk Defisit APBN yang dapat mencapai 4,06 persen, memicu kekhawatiran akibat eskalasi konflik di kawasan Asia Barat.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Usulkan 4 Langkah Penguatan Fiskal di Tengah Defisit APBN Rp135,7 Triliun

Said menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal tanpa melanggar batas defisit APBN yang telah diatur dalam undang-undang.

{{caption}}
Opini: Indonesia di Persimpangan Fiskal, Ambisi Harus Sejalan dengan Kemampuan

Pertanyaan mendasar yang perlu dijawab adalah: apakah komitmen belanja negara tumbuh lebih cepat dibandingkan kapasitas penerimaannya?

{{caption}}
Defisit Fiskal Indonesia Masih Terkendali, Tetap Bisa Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Defisit fiskal tercatat sebesar 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), yang masih berada di bawah batas aman 3 persen.

{{caption}}
Pemerintah Terapkan Efisiensi Anggaran Indonesia, Defisit Fiskal Dijaga di Bawah 3 Persen

Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas melalui kebijakan efisiensi anggaran Indonesia di seluruh kementerian dan lembaga demi menjaga defisit fiskal tetap di bawah batas 3 persen, memastikan stabilitas ekonomi nasional.

{{caption}}
Rupiah Melemah Tajam, Defisit Fiskal APBN 2025 Melebar Jadi Pemicu Utama

Nilai tukar Rupiah melemah signifikan pada pembukaan perdagangan Jumat, dipicu oleh pelebaran defisit fiskal anggaran negara 2025 yang mencapai Rp695,1 triliun dan melampaui target awal.

{{caption}}
Menkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai Enam Persen pada 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dapat menyentuh enam persen pada 2026, didorong kebijakan pemerintah yang efektif dan pengelolaan fiskal hati-hati.