Immanuel Ebenezer Colek Purbaya Lagi: Hati-Hati Bapak Bisa Angkat Koper!
Hal itu dikatakan Noel pasca jalannya sidang kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel 'mencolek' Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lagi. Ia memberikan semacam wanti-wanti kepada Purbaya. Hal itu dikatakan Noel pasca jalannya sidang kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
"Sampai detik ini tidak ada satu pun saksi mengaitkan perkara yang selama ini diorkestrasi oleh KPK terkait saya, enggak ada," kata pria karib siapa Noel di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/2).
Noel menambahkan, dari saksi yang sudah dihadirkan di dalam persidangannya, tidak ada satu pun yang terkait dengan dirinya selaku wakil menteri ketenagakerjaan.
"Tidak ada hubungan antara perkara saya dengan saksi. Dari saksi pertama sampai sekarang!," tegas dia.
Oleh karena itu, dia khawatir apa yang terjadi pada dirinya dapat menyeret nama lain di kabinet Merah Putih yang memiliki kebijakan pro rakyat. Salah satunya, Purbaya. Dia pun menyebut istilah tersebut dengan di-Noel-kan.
"Enggak kalah penting adalah pernyataan saya pertama tentang Pak Purbaya. Artinya, semakin terbukti bahwa informasi A1, tinggal sejengkal lagi. Pak Purbaya, apalagi kemarin KPK bilang 'saya angkat topi ke Pak Purbaya'. Lama-lama Pak Purbaya akan angkat koper dari rumahnya untuk ke KPK," ucap Noel memperingatkan.
Noel Bilang Purbaya Usik Elit
Noel menegaskan, Purbaya harus terus berhati-hati dalam menjalankan setiap kebijakannya. Sebab, apa yang dilakukan Purbaya, menurut Noel, membuat para ‘elit’ di Indonesia terusik.
Hukum Bisa Dibeli
"Itu pesannya. Hati-hati Pak Purbaya. Beliau punya kebijakan begitu bagus, tapi banyak elit akan terganggu. Ya kan? Karena banyak pemain-pemain liar di Republik ini. Dengan kebijakan Pak Purbaya, mereka sangat terganggu," jelas Noel
"Ingat, hukum di Republik ini bisa dibeli. Apalagi yang namanya saya mau bikin yang namanya Komisi Penitipan Kasus(KPK)," Noel menandasi.