Imigrasi Singkawang Mudahkan Warga Perbatasan dengan Layanan Eazy Passport Jemput Bola
Kantor Imigrasi Singkawang menghadirkan program Eazy Passport, layanan jemput bola pembuatan paspor, untuk mendekatkan akses keimigrasian bagi masyarakat di wilayah perbatasan Jagoi Babang.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik dengan meluncurkan program Eazy Passport. Inisiatif ini dirancang khusus untuk melayani masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Layanan jemput bola ini memastikan warga dapat mengurus dokumen perjalanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang, Dadang Munandar, melalui Kepala Sub Seksi Dokumen Perjalanan, Faizal, menjelaskan bahwa Eazy Passport adalah upaya strategis untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian. Program ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan transportasi. Tujuannya adalah memastikan setiap warga negara mendapatkan hak pelayanan keimigrasian yang setara dan berkualitas.
Sepanjang bulan Juni ini, Imigrasi Singkawang telah berhasil melayani 39 pemohon paspor di Jagoi Babang melalui program ini. Kehadiran layanan jemput bola diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dokumen perjalanan secara lebih efisien. Hal ini sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Inovasi Eazy Passport Tingkatkan Aksesibilitas
Program Eazy Passport merupakan inovasi layanan yang digagas oleh Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menjawab tantangan aksesibilitas pelayanan keimigrasian. Program ini sangat relevan bagi masyarakat di daerah yang jauh dari kantor imigrasi atau memiliki kendala transportasi. Dengan sistem jemput bola, petugas Imigrasi Singkawang secara proaktif mendatangi lokasi-lokasi yang membutuhkan pelayanan.
Faizal menegaskan bahwa Imigrasi Singkawang ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan nyaman. "Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah perbatasan mendapatkan akses pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan nyaman tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Melalui Eazy Passport, kami hadir lebih dekat untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Faizal.
Wilayah Jagoi Babang, yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Kondisi ini secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan dokumen perjalanan, termasuk paspor. Oleh karena itu, kehadiran layanan Eazy Passport dianggap sangat krusial untuk mendukung aktivitas masyarakat di perbatasan.
Respons Positif dan Perluasan Jangkauan Layanan
Respons masyarakat terhadap layanan Eazy Passport ini sangat positif dan antusias. Warga merasa sangat terbantu karena dapat mengurus paspor lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Hal ini menghilangkan kebutuhan untuk mengeluarkan biaya dan waktu tambahan untuk bepergian ke Kota Singkawang, yang sebelumnya menjadi kendala.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang menyatakan komitmennya untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik. Pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat menjadi prioritas utama. Ini sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk pelayanan yang merata.
Selain itu, Imigrasi Singkawang berencana untuk terus memperluas jangkauan layanan Eazy Passport ke berbagai daerah lainnya. Tujuannya adalah agar semakin banyak masyarakat yang dapat dengan mudah mengakses layanan keimigrasian. Melalui program ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan, dapat memperoleh pelayanan keimigrasian yang setara, mudah dijangkau, dan berkualitas.
Sumber: AntaraNews