Bantuan Bank Jatim Banyuwangi Perkuat Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat
Bank Jatim salurkan bantuan mobil pelayanan keliling dan rehabilitasi RTLH untuk Pemkab Banyuwangi. Simak bagaimana Bantuan Bank Jatim Banyuwangi ini tingkatkan akses layanan publik hingga ke pelosok dan wujudkan pembangunan inklusif.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) telah menyalurkan bantuan signifikan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Bantuan ini berupa satu unit mobil pelayanan keliling dan rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) Bank Jatim.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah setempat, khususnya dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Direktur Keuangan, Treasury, dan Global Service Bank Jatim, Wahyu Kusumo Wisnubroto, menegaskan komitmen Bank Jatim dalam mendukung pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan warga Banyuwangi.
Penyerahan bantuan dilakukan pada hari Sabtu, 13 Juni, di Banyuwangi, menandai langkah konkret dalam sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah. Program ini selaras dengan upaya Pemkab Banyuwangi dalam menyediakan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara jemput bola.
Peningkatan Akses Layanan Publik Melalui Armada Baru
Bantuan mobil pelayanan keliling dari Bank Jatim ini secara langsung mendukung program jemput bola layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang gencar dilakukan Pemkab Banyuwangi. Program ini menjangkau warga hingga ke desa-desa, bahkan ke daerah pinggiran dan perkebunan yang memiliki akses tidak mudah.
Wahyu Kusumo Wisnubroto menjelaskan bahwa dengan tambahan armada ini, layanan adminduk diharapkan semakin optimal. Jangkauan pelayanan akan meluas hingga ke pelosok-pelosok, dan cakupan layanannya juga bisa semakin bertambah. Keberadaan mobil keliling ini sangat krusial untuk memastikan seluruh masyarakat Banyuwangi mendapatkan hak-hak sipilnya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik bantuan ini, menyatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan. Saat ini, Pemkab Banyuwangi memiliki total dua armada layanan keliling berkat Bantuan Bank Jatim Banyuwangi. Bupati Ipuk berharap Dispendukcapil dapat memaksimalkan armada ini untuk menyelesaikan urusan adminduk warga secara efektif dan efisien.
Sinergi Bank Jatim dan Pemkab Banyuwangi
Sinergi antara Bank Jatim dan Pemkab Banyuwangi merupakan contoh nyata dari semangat gotong royong dalam pembangunan daerah. Direktur Keuangan, Treasury, dan Global Service Bank Jatim, Wahyu Kusumo Wisnubroto, menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk dukungan berkelanjutan. Bank Jatim berkomitmen terus memperkuat sinergi dan mendukung berbagai program pemerintah daerah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Program CSR Bank Jatim tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur dasar. Rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi warga.
Bupati Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya kolaborasi ini, terutama ketika anggaran pemerintah daerah terbatas. Sektor-sektor seperti Bank Jatim menjadi harapan besar untuk membantu merealisasikan program-program daerah. Kemitraan strategis ini memungkinkan program-program daerah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Komitmen Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
Bantuan Bank Jatim Banyuwangi mencerminkan komitmen terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan inklusif berarti memastikan semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil atau kurang mampu.
Rehabilitasi rumah tidak layak huni adalah salah satu upaya konkret untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dengan meningkatkan kualitas tempat tinggal, diharapkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat juga akan meningkat. Ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang layak huni bagi seluruh warganya.
Wahyu Kusumo Wisnubroto menyatakan bahwa Bank Jatim akan terus mendukung berbagai program Pemkab Banyuwangi. Tujuannya adalah untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi lembaga lain dalam mendukung pembangunan daerah.
Sumber: AntaraNews