PBPI Kota Madiun Luncurkan Program Padel Go to School, Bidik Bibit Atlet Muda untuk PON 2028
PBPI Kota Madiun meluncurkan program Padel Go to School untuk menjaring bibit atlet muda dari kalangan pelajar SMA. Inisiatif ini diharapkan mempopulerkan padel dan mencetak atlet berprestasi hingga tingkat nasional.
Pengurus Kota Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Madiun secara resmi mengusung program unggulan bertajuk Padel Go to School. Program ini merupakan langkah strategis yang didesain untuk membidik pembibitan atlet usia muda di wilayah tersebut. Inisiatif ini diluncurkan sebagai upaya serius dalam mengembangkan olahraga padel di kalangan generasi muda.
Ketua Pengkot PBPI Kota Madiun, Yoga Adhi Wicaksananto, menyampaikan program ini akan menyasar pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Kota Madiun. Pernyataan ini disampaikan setelah proses pelantikannya yang berlangsung di Kota Madiun, Jawa Timur, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Pelantikan Yoga Adhi Wicaksananto sebagai Ketua PBPI Kota Madiun sendiri telah dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026, untuk periode 2026–2030.
Melalui program Padel Go to School, PBPI Kota Madiun berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan berbagai SMA serta pemangku kepentingan terkait. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan olahraga padel secara lebih luas dan menghilangkan persepsi bahwa padel adalah olahraga yang mahal dan sulit dijangkau oleh masyarakat umum, khususnya para pelajar.
Membuka Akses Olahraga Padel bagi Pelajar
Program Padel Go to School dirancang untuk membuka akses seluas-luasnya bagi pelajar agar dapat merasakan dan menekuni olahraga padel. PBPI Kota Madiun akan berkolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk memastikan program ini berjalan efektif. Upaya ini sejalan dengan visi untuk memasyarakatkan padel di Kota Madiun.
Yoga Adhi Wicaksananto menegaskan bahwa PBPI Kota Madiun akan memfasilitasi pelajar dengan peminjaman peralatan serta voucher latihan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa padel bisa diakses lebih luas oleh kalangan pelajar tanpa terbebani biaya yang tinggi. Hal ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak siswa untuk mencoba dan akhirnya menekuni olahraga ini.
Pembinaan awal akan difokuskan pada kelompok usia U-17 hingga U-20, sebagai persiapan jika padel resmi dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Program ini merupakan bagian dari percepatan edukasi ke sekolah-sekolah, terutama SMA, untuk mengenalkan dan mengedukasi padel kepada masyarakat Kota Madiun.
Target Ambisius Menuju PON 2028
Kepengurusan PBPI Kota Madiun di bawah pimpinan Yoga Adhi Wicaksananto memiliki target ambisius untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi. Fokus pembinaan akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini hingga senior. Tujuannya adalah untuk mengirimkan atlet-atlet terbaik ke tingkat Jawa Timur dan, dengan harapan besar, dapat menembus ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
PBPI Kota Madiun menjadi kepengurusan tingkat kabupaten/kota pertama yang diresmikan PBPI di wilayah eks-Karesidenan Madiun. Wilayah ini mencakup Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Ponorogo. Pembentukan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem olahraga padel yang lebih terstruktur di regional.
Pengembangan ekosistem padel yang terstruktur ini juga menyongsong berbagai ajang olahraga besar. Di antaranya adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027 yang akan diselenggarakan di Surabaya, serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat & Nusa Tenggara Timur. PBPI Kota Madiun optimis dapat berkontribusi dalam ajang-ajang tersebut.
Peresmian Fasilitas dan Dukungan Pemerintah Daerah
Bersamaan dengan pengukuhan Pengkot PBPI Kota Madiun, dilangsungkan pula peresmian fasilitas olahraga padel Pandawa Social Sport. Peresmian ini dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama Ketua DPRD Kota Madiun Armaya. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung program pembinaan atlet dan memfasilitasi masyarakat untuk berolahraga padel.
Dukungan dari pemerintah daerah melalui Plt. Kota Madiun dan Ketua DPRD Kota Madiun menunjukkan komitmen terhadap pengembangan olahraga di kota tersebut. Fasilitas baru ini menjadi sarana penting bagi PBPI Kota Madiun untuk melaksanakan program Padel Go to School dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. PBPI Kota Madiun juga membuka peluang kolaborasi dengan pemilik fasilitas olahraga untuk mendukung pembangunan lapangan padel di wilayah Madiun Raya.
Yoga Adhi Wicaksananto bersama jajaran Pengkot PBPI Kota Madiun akan mengumumkan detail lebih lanjut mengenai program Padel Go to School dalam waktu dekat. Hal ini menandakan keseriusan PBPI Kota Madiun dalam mewujudkan tujuan mereka untuk mencetak atlet-atlet padel berprestasi dari Kota Madiun.
Sumber: AntaraNews