Dispora Kalsel Fokus Empat Cabor Unggulan untuk Popda Kalsel 2026
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan mematangkan persiapan Popda Kalsel 2026 dengan menyeleksi atlet di empat cabang olahraga, sebagai langkah awal menuju Pra Popnas 2026.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah gencar mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalsel 2026. Dalam waktu dekat, Dispora Kalsel akan mempertandingkan empat cabang olahraga pilihan sebagai bagian integral dari tahapan seleksi atlet pelajar terbaik Banua. Persiapan ini menjadi krusial untuk memastikan Kalsel memiliki perwakilan yang kompetitif di kancah nasional.
Empat cabang olahraga yang menjadi fokus utama dalam persiapan ini meliputi sepak bola, bola basket, sepak takraw, dan bola voli. Pemilihan cabor ini didasarkan pada kesesuaian nomor pertandingan yang akan dilombakan pada seleksi Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2026. Langkah strategis ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi atlet pelajar di Kalsel.
Popda Kalsel 2026 tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga sebagai platform pembinaan atlet pelajar yang berjenjang. Kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk membentuk tim yang solid dan siap bersaing di tingkat nasional, sekaligus menjadi seleksi awal bagi atlet-atlet muda berbakat di Kalimantan Selatan.
Fokus Empat Cabang Olahraga Prioritas
Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel, Rijal Hamid, menjelaskan bahwa empat cabang olahraga tersebut dipilih secara spesifik karena relevansinya dengan nomor pertandingan di Pra Popnas 2026. Fokus pada cabor ini memungkinkan pembinaan yang lebih terarah dan efisien, sehingga atlet dapat mempersiapkan diri dengan optimal untuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Untuk memastikan kelancaran dan kualitas pertandingan, Dispora Kalsel telah menetapkan lokasi spesifik untuk setiap cabor. Pertandingan bola voli putra dan putri akan berlangsung di Sekolah Kebangsaan dan Budaya (SKB) Mulawarman, sementara sepak bola putra akan digelar di Lapangan Kayu Tangi. Bola basket putra dan putri dijadwalkan di Gedung Olahraga (GOR) Hasanuddin, dan sepak takraw putra serta putri akan berkompetisi di Upik Futsal.
Kesiapan atlet sejak tahap Popda dinilai sangat penting, mengingat Kalimantan Selatan tergabung dalam Zona IV Pra Popnas 2026, dengan Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Persaingan di tingkat nasional akan ketat, sehingga pembinaan dan seleksi yang matang sejak dini menjadi kunci untuk meraih prestasi.
Strategi Pembinaan dan Seleksi Atlet Pelajar
Popda Kalsel 2026 dirancang sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi awal untuk menjaring atlet pelajar terbaik dari seluruh Banua. Melalui kompetisi ini, Dispora Kalsel berharap dapat mengidentifikasi dan mengembangkan talenta-talenta muda yang memiliki potensi untuk berprestasi di kancah olahraga nasional.
Saat ini, seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan telah aktif melakukan seleksi atlet pelajar terbaik di wilayah masing-masing. Sebagai contoh, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah menyelenggarakan seleksi yang diikuti oleh lebih dari 400 pelajar putra dan putri dari perwakilan SLTP dan SLTA, untuk empat cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Popda Kalsel. Proses seleksi di tingkat kabupaten/kota ini merupakan fondasi penting dalam membangun kontingen Kalsel yang kuat.
Rijal Hamid menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempersiapkan atlet menghadapi Popda Kalsel 2026 dan tahapan lanjutan menuju Pra Popnas 2026. Melalui Popda Kalsel 2026, Dispora Kalsel berharap dapat melahirkan atlet-atlet pelajar potensial yang mampu mengharumkan nama Banua di kancah olahraga nasional.
Sumber: AntaraNews