Dubes Belanda Ikut Rayakan Kemenangan Tim Oranye di Ambon, Perkuat Ikatan Sejarah
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen turut serta dalam euforia ribuan warga Ambon merayakan kemenangan timnas Belanda atas Swedia, menegaskan kuatnya ikatan historis yang terjalin.
Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, ikut serta dalam perayaan kemenangan tim nasional Belanda atas Swedia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Perayaan ini berlangsung meriah bersama ribuan warga di Kota Ambon, Maluku, Minggu pagi, usai kegiatan nonton bareng.
Kehadiran Dubes Gerritsen menyoroti fenomena unik dukungan masyarakat Maluku terhadap tim Oranye, yang menunjukkan kuatnya hubungan historis yang masih terjalin hingga saat ini. Ia menyebut sepak bola sebagai salah satu alasan utama yang membuat kedua belah pihak merasa saling terhubung.
Kemenangan telak Belanda 5-1 atas Swedia di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat, memicu euforia besar di Ambon. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan, mengibarkan bendera Belanda, dan melakukan konvoi kendaraan untuk merayakan hasil pertandingan tersebut.
Ikatan Historis dan Kontribusi Maluku untuk Belanda
Marc Gerritsen menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan masyarakat Maluku yang dinilainya sangat unik. Menurutnya, hubungan antara Maluku dan Belanda memiliki sejarah panjang dan tetap sangat kuat hingga kini. Sepak bola menjadi jembatan yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.
Dubes juga menyoroti peran penting pemain keturunan Maluku yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Belanda selama bertahun-tahun. Kontribusi ini menjadi bukti nyata dari ikatan yang tak terpisahkan antara Maluku dan negara Kincir Angin tersebut.
"Belanda sangat berterima kasih atas segala kontribusi yang telah diberikan Maluku kepada negara kami," ujar Gerritsen. Ia menambahkan bahwa Maluku memiliki arti yang sangat penting bagi Belanda, dan dukungan yang terus diberikan masyarakat di sana sangat dihargai.
Euforia Perayaan dan Imbauan Keamanan
Perayaan kemenangan timnas Belanda di Ambon berlangsung sangat meriah segera setelah pertandingan usai. Ribuan warga yang memadati lokasi nonton bareng langsung bersorak gembira, menyanyikan lagu dukungan, dan mengibarkan bendera Belanda sebagai ekspresi kegembiraan.
Euforia kemudian berlanjut dengan konvoi kendaraan yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Ambon. Arus kendaraan, didominasi sepeda motor dan mobil, bergerak perlahan mengelilingi pusat kota dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat. Peserta konvoi tidak hanya berasal dari Kota Ambon, tetapi juga dari Kabupaten Maluku Tengah dan Pulau Saparua.
Richard Luhukay mengimbau seluruh peserta konvoi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Tujuannya agar perayaan dapat berjalan lancar tanpa insiden, dengan fokus pada kegembiraan bersama.
Dominasi Oranye di Piala Dunia 2026
Pada pertandingan krusial tersebut, timnas Belanda menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Swedia dengan skor telak 5-1. Laga ini berlangsung di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat, dan menjadi sorotan para penggemar sepak bola.
Brian Brobbey dan Cody Gakpo masing-masing berhasil mencetak dua gol, menunjukkan ketajaman lini serang Belanda. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Crysencio Summerville, melengkapi pesta gol tim Oranye.
Swedia hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Anthony Elanga, yang tidak cukup untuk membendung serangan gencar dari tim Belanda. Hasil ini menegaskan kekuatan skuad Oranye di turnamen tersebut.
Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan Belanda ke puncak klasemen sementara Grup F Piala Dunia 2026 dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Sementara itu, Swedia berada di posisi kedua dengan raihan tiga poin, menandai persaingan ketat di grup ini.
Sumber: AntaraNews