Tahukah Anda? FPTI Kalsel Andalkan Lead Perorangan & Boulder Raih Medali di Pomnas 2025, Targetkan 10 Besar Nasional!

FPTI Kalsel Pomnas 2025 membidik medali emas di nomor lead perorangan dan boulder. Akankah strategi ini membawa Kalsel masuk 10 besar nasional di Jawa Tengah?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? FPTI Kalsel Andalkan Lead Perorangan & Boulder Raih Medali di Pomnas 2025, Targetkan 10 Besar Nasional!
FPTI Kalsel Pomnas 2025 membidik medali emas di nomor lead perorangan dan boulder. Akankah strategi ini membawa Kalsel masuk 10 besar nasional di Jawa Tengah? (Merdeka.com)

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan strategi ambisius untuk Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX-2025. Mereka akan mengandalkan nomor lead perorangan putra-putri serta boulder sebagai lumbung medali utama di ajang bergengsi tersebut.

Kompetisi panjat tebing yang akan berlangsung di Semarang dan Solo, Jawa Tengah, pada 19-27 September 2025 ini menjadi fokus utama persiapan kontingen. Sebanyak 300 atlet Kalsel dijadwalkan bertolak ke Jawa Tengah pada 17 September mendatang untuk mengikuti rangkaian pertandingan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi FPTI Kalsel, Louvi Heri Yandi, menyatakan optimisme terhadap potensi medali ini. Para atlet panjat tebing Kalsel kini tengah menjalani pemusatan latihan intensif dengan simulasi kompetisi di Banjarmasin.

Strategi FPTI Kalsel di Pomnas 2025

FPTI Kalsel secara spesifik menargetkan medali dari nomor lead perorangan putra-putri dan boulder pada Pomnas 2025. Strategi ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap potensi dan kekuatan atlet panjat tebing Kalsel yang telah teruji. Louvi Heri Yandi menegaskan bahwa nomor-nomor ini menjadi prioritas utama dalam perburuan medali di tingkat nasional.

Meskipun fokus pada nomor unggulan, atlet FPTI Kalsel akan berpartisipasi dalam seluruh nomor pertandingan yang tersedia. Ini mencakup lead perorangan dan beregu, boulder, serta speed, menunjukkan kesiapan menyeluruh kontingen dalam berbagai disiplin. Namun, Louvi mengakui adanya tantangan berat dari atlet-atlet kuat asal Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang dikenal memiliki tradisi kuat di panjat tebing.

Untuk menghadapi persaingan ketat tersebut, pemusatan latihan telah digalakkan dengan simulasi kompetisi yang menyerupai kondisi sebenarnya. Setelah fase latihan intensif ini, para atlet akan diberikan jeda istirahat untuk pemulihan kondisi fisik dan mental secara optimal. Ini penting agar mereka dapat tampil prima dan mencapai puncak performa saat berlaga di Pomnas XIX.

Dukungan Penuh dan Target Kontingen Kalsel

Ketua FPTI Kalsel yang juga Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, memberikan dukungan penuh kepada para atlet. Beliau sempat meninjau langsung latihan intensif di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, untuk memastikan kesiapan mereka. Hasnuryadi menekankan pentingnya semangat juang tinggi guna mengharumkan nama provinsi berjuluk Bumi Lambung Mangkurat di kancah nasional.

Dalam kunjungannya, Hasnuryadi juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh atlet yang akan berlaga. "Kami berusaha memberikan yang terbaik, namun keselamatan, persatuan, dan sportifitas tetap menjadi prioritas utama," ujarnya, menggarisbawahi nilai-nilai luhur dalam setiap kompetisi olahraga. Pesan ini diharapkan memotivasi atlet tanpa mengesampingkan aspek penting lainnya.

Secara keseluruhan, kontingen Kalsel menargetkan posisi 10 besar pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Tahun 2025. Target ambisius ini diungkapkan oleh Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Kalsel, M. Rusmin Nuryadi. Kontingen Kalsel akan memberangkatkan 300 atlet untuk berkompetisi di 13 dari 17 cabang olahraga yang dipertandingkan, menunjukkan partisipasi luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi