Mantan juara dunia kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC), Dricus du Plessis, berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Kamaru Usman. Pertarungan sengit ini berlangsung dalam acara utama UFC Oklahoma City, Minggu. Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi petarung asal Afrika Selatan tersebut.
Du Plessis tampil sangat dominan sepanjang jalannya pertarungan, menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petarung elite di divisi kelas menengah. Ia mengamankan kemenangan mutlak melalui keputusan juri, menegaskan posisinya. Skor akhir pertarungan adalah 50-45, 49-46, dan 49-46 untuk keunggulan Dricus.
Setelah kemenangan penting ini, Dricus tidak membuang waktu dan langsung menyatakan keinginannya untuk menantang juara kelas menengah saat ini, Sean Strickland. Ia bertekad untuk merebut kembali sabuk juara yang pernah disandangnya, menambah daftar rivalitasnya dengan petarung Amerika Serikat itu.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Dricus du Plessis di Oktagon
Dricus du Plessis menunjukkan performa yang sangat meyakinkan saat menghadapi Kamaru Usman di UFC Oklahoma City. Ia berhasil mengendalikan jalannya pertandingan dengan kombinasi striking yang efektif dan pertahanan yang disiplin. Kontrol tempo pertarungan menjadi kunci utama kemenangannya.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar catatan positif, tetapi juga momentum penting bagi Dricus untuk kembali ke persaingan perebutan gelar juara dunia. Hasil tersebut sekaligus membungkam keraguan yang sempat muncul setelah ia kehilangan sabuk juaranya. Dricus membuktikan bahwa dirinya masih layak berada di jajaran teratas divisi kelas menengah UFC.
"Saya kembali ke lingkaran pemenang. Mari kita rebut kembali sabuk juara saya," kata Dricus du Plessis, mengutip laporan MMA Fighting.
Advertisement
Advertisement
Reaksi Kamaru Usman dan Masa Depan Karier
Di sisi lain, Kamaru Usman mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap penilaian juri, terutama kartu skor 50-45. Menurutnya, skor tersebut tidak mencerminkan jalannya pertandingan yang ia rasakan lebih berimbang. Ia juga menyinggung kemungkinan terkena tusukan jempol ke mata selama pertarungan.
Meskipun menelan kekalahan, petarung asal Nigeria itu menegaskan belum memiliki niat untuk mengakhiri karier profesionalnya. Usman telah mencatatkan berbagai pencapaian gemilang, termasuk pernah menyandang gelar juara dunia UFC yang bergengsi.
"Sangat jarang saya mengalami malam yang buruk di sini, dan setiap orang mengalaminya sesekali, dan kurasa malam ini adalah malam buruk saya," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Sejarah Perebutan Gelar Kelas Menengah dan Tantangan Strickland
Saat ini, sabuk juara kelas menengah UFC berada di tangan Sean Strickland. Petarung asal Amerika Serikat itu merebut gelar untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Khamzat Chimaev melalui keputusan terbelah pada UFC 328 Mei lalu. Strickland mengakhiri dominasi Chimaev yang sebelumnya merebut gelar dari Dricus.
Sebelumnya, gelar tersebut dipegang oleh Dricus du Plessis setelah mengalahkan Strickland pada UFC 297 pada Januari 2024. Dricus kemudian sukses mempertahankan sabuk juaranya saat menghadapi Israel Adesanya, bahkan kembali mengalahkan Strickland dalam laga ulang.
Namun, dominasi Dricus berakhir setelah ia kalah dari Khamzat Chimaev pada UFC 319 di Agustus 2025. Dengan kemenangan meyakinkan atas Usman, Dricus kini kembali berada di jalur perebutan gelar. Jika UFC mengabulkan tantangannya, duel trilogi melawan Strickland berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar di divisi kelas menengah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews