Perbasasi DKI Jakarta Fokus Persiapan Atlet Menuju PON 2028, Targetkan Prestasi Gemilang
Ketua Umum Perbasasi DKI Jakarta 2026-2030, M. David Franico, memprioritaskan persiapan atlet menuju PON 2028, dengan target mempertahankan tradisi prestasi dan meningkatkan daya saing.
Ketua Umum Perserikatan Baseball Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) DKI Jakarta periode 2026–2030, M. David Franico, telah menetapkan fokus utama kepengurusannya. Prioritas tersebut adalah mempersiapkan atlet bisbol dan sofbol terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ajang olahraga nasional bergengsi ini akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan juga DKI Jakarta sebagai provinsi penyangga.
David Franico menegaskan bahwa Perbasasi DKI Jakarta menargetkan untuk mempertahankan tradisi prestasi gemilang. Selain itu, mereka juga berupaya meningkatkan daya saing atlet di kancah nasional. DKI Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan utama bisbol dan sofbol nasional.
Untuk mencapai target tersebut, diperlukan sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Pembinaan ini akan berbasis pada pencapaian prestasi. Hal ini diungkapkan David dalam keterangan resminya, Minggu (10/5).
Strategi Pembinaan Atlet Perbasasi DKI Jakarta Menuju PON 2028
M. David Franico, yang terpilih sebagai Ketum Perbasasi DKI Jakarta melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) di Jakarta, Sabtu, menjelaskan langkah awal persiapan. Persiapan menuju PON 2028 akan dimulai lebih awal dari jadwal biasanya. Program pemantauan atlet menjadi salah satu langkah krusial.
Selain pemantauan, peningkatan intensitas kompetisi internal juga akan digalakkan. Pembentukan sistem pembinaan jangka panjang menjadi fondasi utama. Ini bertujuan untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkesinambungan.
Kompetisi internal antarklub dan pembinaan kelompok umur akan diperkuat secara signifikan. Langkah ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi atlet. Ini juga akan mendukung tujuan Perbasasi DKI Jakarta untuk terus berprestasi.
Tidak hanya fokus pada atlet, perhatian juga akan diberikan pada pengembangan sumber daya manusia. Ini mencakup pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan. Tujuannya agar mereka mampu mengikuti perkembangan olahraga internasional.
Pengembangan Olahraga Slowpitch dan Perluasan Partisipasi Masyarakat
Musprov Perbasasi DKI Jakarta juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan olahraga slowpitch. Cabang olahraga ini terus berkembang pesat di berbagai negara. Slowpitch dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas partisipasi masyarakat.
Perbasasi DKI Jakarta melihat slowpitch bukan hanya sebagai olahraga rekreasi semata. Namun, juga sebagai sarana membangun budaya hidup sehat dan mempererat komunitas. Ini juga membuka ruang pembinaan bagi atlet-atlet baru.
Minat masyarakat terhadap slowpitch terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kalangan profesional muda, komunitas olahraga, hingga keluarga menunjukkan antusiasme. Ini menjadi indikator positif bagi pengembangan cabang ini.
Kepengurusan baru berkomitmen untuk memperluas penyelenggaraan turnamen slowpitch. Festival olahraga komunitas serta program pengenalan bisbol dan sofbol kepada masyarakat luas akan digencarkan. Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi olahraga dan memperbesar basis talenta atlet di masa depan.
Konsolidasi Organisasi dan Tata Kelola Modern untuk Perbasasi DKI Jakarta
Musprov ini juga menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi Perbasasi DKI Jakarta. Tujuannya adalah memperkuat tata kelola yang profesional dan modern. Ini esensial untuk menghadapi tantangan masa depan.
Pengurus baru diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang inovatif dan transparan. Program-program ini harus mampu menjawab tantangan pembinaan olahraga di era modern. Akuntabilitas menjadi kunci utama dalam setiap program kerja.
Dengan tata kelola yang baik, Perbasasi DKI Jakarta optimis dapat mencapai target-targetnya. Ini termasuk peningkatan prestasi atlet dan pengembangan olahraga secara menyeluruh. Keterbukaan informasi juga akan menjadi prioritas.
Sumber: AntaraNews