Hemat BBM, ASN Pemkot Palembang Wajib Naik Angkot Setiap Selasa
Pemberlakuan diawali dengan aksi Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang naik angkot saat berangkat kerja dari rumahnua di Tanjung Barangan, Palembang.
Pemerintah Kota Palembang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) naik angkot saat berangkat kerja. Aturan guna penghematan bahan bakar minyak (BBM) itu berlaku setiap Selasa pertama tiap bulannya.
Pemberlakuan diawali dengan aksi Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang naik angkot saat berangkat kerja dari rumahnua di Tanjung Barangan, Palembang, Selasa (7/4). Dia meninggalkan kendaraan dinas sebagai contoh bagi anak buahnya.
Ratu Dewa mengatakan, kebijakan ini dituangkan dalam surat edaran yang dibuatnya pada 2025. Dia ingin aturan tersebut dapat dioptimalisasi seiring kebijakan penghematan BBM yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Setiap hari Selasa pertama di setiap bulan ASN wajib hukumnya naik angkot atau kendaraan umum," ungkap Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Mengurangi Lalulintas yang Berimbas Kemacetan
Jika kebijakan ini berjalan dengan baik, akan ada dampak besar, baik mengurangi lalulintas yang berimbas kemacetan, lebih-lebih menghemat BBM. Bayangkan, ada lebih dari 23 ribu ASN di lingkungan Pemkot Palembang yang bekerja setiap hari dan nantinya dapat mengefisiensi BBM dalam satu hari setiap bulannya.
"Kita bisa tekan konsumsi BBM kolektif dan mengurangi kendaraan pribadi di jam sibuk. Kita juga ingin mengubah budaya kerja," kata Ratu Dewa.
Selain itu, ASN, terutama tingkat pimpinan instansi, dapat menyerap aspirasi dari sesama pengguna angkot ketika naik kendaraan umum. Dialog sepanjang perjalanan dapat menumbuhkan kedekatan ASN dengan masyarakat dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan.
"Kita bisa mengobrol dengan penumpang angkot, bisa serap aspirasinya termasuk keluhan masyarakat," kata Ratu Dewa.
Menggunakan Sepeda ke Kantor
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Palembang Adhi Zahri menyebut telah mengajak anak buahnya untuk menggunakan sepeda ke kantor. Strategi ini bukan sekadar hemat BBM, tetapi juga ramah lingkungan dan menyehatkan.
"Kami mulai naik sepeda ke kantor, badan lebih sehat, ekosistem kota lebih hijau karena tanpa kendaraan bermotor, dan tentunya efisien," kata Adhi Zahri.