Wali Kota Palembang Ratu Dewa Kerahkan Tim Khusus Atasi Penanganan Genangan Air Palembang Musim Hujan

Wali Kota Palembang Ratu Dewa sigap mengerahkan tim khusus untuk Penanganan Genangan Air Palembang saat musim hujan, memastikan drainase berfungsi optimal demi kenyamanan warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Palembang Ratu Dewa Kerahkan Tim Khusus Atasi Penanganan Genangan Air Palembang Musim Hujan
Wali Kota Palembang Ratu Dewa sigap mengerahkan tim khusus untuk Penanganan Genangan Air Palembang saat musim hujan, memastikan drainase berfungsi optimal demi kenyamanan warga. (AntaraNews)

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengambil langkah cepat dalam menghadapi musim hujan yang menyebabkan genangan air di berbagai titik kota. Pihaknya mengerahkan tim khusus dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menyisir dan menelusuri jalur drainase secara menyeluruh. Upaya ini bertujuan mengidentifikasi penyebab utama genangan air agar penanganan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

Langkah proaktif ini diambil menyusul curah hujan deras yang melanda Palembang beberapa hari terakhir pada awal Desember 2025. Sejumlah kawasan strategis seperti Kelurahan 16 Ulu, Seberang Ulu II, hingga area Bukit Lama dilaporkan mengalami genangan cukup tinggi. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan kerugian.

Peninjauan lapangan langsung dilakukan oleh Ratu Dewa, didampingi Kepala Dinas Kominfo Adi Zahri dan pejabat terkait lainnya. Kolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai dan Banjir juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melibatkan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi permasalahan lingkungan ini.

Deteksi dan Perbaikan Drainase Jadi Prioritas Utama

Pemerintah Kota Palembang memfokuskan upaya pada deteksi dan perbaikan sistem drainase yang ada. Tim dari Dinas PUPR diperintahkan untuk melakukan penyisiran detail di seluruh jalur drainase kota. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada sumbatan atau kerusakan yang menghambat aliran air, yang menjadi pemicu utama genangan air Palembang.

Ratu Dewa menegaskan pentingnya mengetahui secara pasti ke mana arah pembuangan air dari drainase. "Saya sudah meminta Dinas PUPR untuk menelusuri drainase hingga kita tahu pembuangan air ini jatuhnya ke mana, dan juga langsung kita cek Dinas PUPR yang sedang bekerja agar warga sini tidak lagi kebanjiran," ujarnya. Penekanan ini menunjukkan komitmen terhadap solusi jangka panjang.

Selain itu, penanganan genangan air Palembang juga melibatkan penggunaan alat berat di beberapa lokasi krusial. Alat berat ini digunakan untuk mengangkat serpihan dan bebatuan yang mungkin menyumbat saluran air, mempercepat proses normalisasi. Wali Kota menargetkan proses penanganan di lapangan dapat selesai dalam waktu tujuh hari.

Kolaborasi dan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak

Dalam upaya penanganan genangan air Palembang, Ratu Dewa tidak hanya fokus pada infrastruktur tetapi juga pada dampak sosial yang ditimbulkan. Beliau melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak genangan air dan tanah amblas, seperti di kawasan permukiman warga Gandus. Kehadiran langsung ini menunjukkan empati pemerintah terhadap warganya.

Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota juga menyalurkan sejumlah bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat kondisi cuaca ekstrem. Ini adalah bagian dari strategi komprehensif pemerintah dalam menghadapi bencana.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat juga menjadi kunci dalam penanganan ini. Keikutsertaan Komunitas Peduli Sungai dan Banjir dalam peninjauan lapangan menunjukkan sinergi yang baik. Pemerintah kota menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Palembang dari ancaman genangan air.

Komitmen Jangka Panjang untuk Lingkungan Palembang

Ratu Dewa menekankan bahwa penanganan genangan air Palembang bukan hanya respons sesaat terhadap kondisi darurat. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah kota untuk menjaga lingkungan dan memastikan keamanan warga. Peningkatan kesiapsiagaan lingkungan menjadi prioritas utama untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

Langkah-langkah strategis seperti pemetaan drainase, pengerahan alat berat, dan kolaborasi multi-pihak menunjukkan pendekatan holistik. Pemerintah berupaya menciptakan sistem yang lebih tangguh dan adaptif terhadap curah hujan tinggi di masa mendatang. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Dengan berbagai upaya ini, Pemerintah Kota Palembang berharap dapat meminimalisir dampak genangan air dan banjir. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan kota yang lebih aman, nyaman, dan lestari bagi seluruh penduduknya. Fokus pada infrastruktur dan kesiapsiagaan menjadi kunci keberhasilan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi