Gara-Gara Mangga, IRT di Palembang Dikeroyok Suami Istri
Pelaku memukul kepala korban dengan batu dan istrinya menjambak rambut dan menonjok wajah korban.
Hanya gara-gara buah mangga, seorang ibu rumah tangga, DH (43), mengalami banyak luka akibat dikeroyok pasangan suami istri yang tinggal bertetangga dengannya di Plaju, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (10/12). Korban pun melaporkan kasus ini ke polisi.
Peristiwa itu bermula saat sebuah mangga milik terlapor, NC dan SH, di belakang rumah korban jatuh.
Korban pun mendekati buah tersebut. Saat bersamaan, datang kedua terlapor sambil mengejek korban. Mereka pun saling adu mulut yang membuat kedua terlapor melakukan pengeroyokan.
NC memukul kepala korban dengan batu dan istrinya menjambak rambut dan menonjok wajah korban. Pengeroyokan sempat dilerai suami korban, SP, namun malah ditantang NC berkelahi.
Tantangan tak diladeni SP dan memilih menyelamatkan istrinya. Setelah berobat dan visum, SP mendampingi korban melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.
"Istri saya dikeroyok cuma gara-gara buah mangga jatuh di belakang rumah kami. Istri saya tidak ada niat mengambil, tapi malah diejek suami istri itu dan terjadilah pengeroyokan," ungkap SP, Kamis (11/12).
Luka Serius
SP menyebut istrinya mengalami luka serius di kepala, gigi depan bagian bawah patah, dan memar-memar. Dia berharap kedua terlapor segera ditangkap polisi.
"Istri saya juga diludahi, dihina-hina seperti tidak ada harga diri," kata SP.
Panit SPKT Polrestabes Palembang Ipda Erwin mengatakan, laporan telah dikirim ke penyidik Satreskrim untuk proses lebih lanjut. Polisi memasukkan laporan dalam Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
"Sedang diproses penyidik, saksi-saksi dan kedua terlapor akan dijadwalkan untuk diperiksa," kata Erwin.