Fakta Menarik: Kendari Terima Rp2,4 Miliar APBN untuk Bantuan RTLH Kendari 2025, Berapa Unit?
Pemerintah Kota Kendari akan menerima Bantuan RTLH Kendari sebesar Rp2,4 miliar dari APBN untuk 121 unit rumah di tahun 2025. Simak detail penyalurannya!
Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, akan menerima alokasi dana signifikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan ini mencapai Rp2,4 miliar dan dijadwalkan untuk tahun anggaran 2025 mendatang, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Kendari, Satria Damayanti Saud, mengonfirmasi jumlah unit yang akan dibedah. "Bantuan pemerintah pusat untuk RTLH di Kota Kendari ada 121 unit kuotanya," kata Satria Damyanti. Setiap unit RTLH yang terpilih akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta, yang dialokasikan untuk pembelian material bangunan dan biaya tukang.
Program Bantuan RTLH Kendari ini bertujuan untuk mengurangi angka rumah tak layak huni di seluruh kecamatan Kota Kendari. Proses verifikasi ketat sedang dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan ini benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Detail Alokasi dan Mekanisme Bantuan RTLH Kendari
Total bantuan APBN sebesar Rp2,4 miliar ini akan didistribusikan untuk perbaikan 121 unit RTLH yang tersebar di berbagai wilayah Kota Kendari. Angka Rp20 juta per unit rumah mencakup dua komponen utama, yaitu pembelian bahan bangunan esensial dan upah bagi pekerja atau tukang yang terlibat dalam proses renovasi.
Satria Damayanti Saud menjelaskan bahwa saat ini, "Ini sekarang tim verifikator lagi turun ke lapangan untuk cek rumah masyarakat yang akan dapat bantuan dari APBN," ujarnya. Langkah ini krusial untuk mengidentifikasi kondisi riil rumah-rumah yang diajukan serta memastikan kelayakan calon penerima bantuan. Verifikasi ini menjadi gerbang awal sebelum dana Bantuan RTLH Kendari disalurkan.
Uniknya, program Bantuan RTLH Kendari ini menekankan pada aspek swadaya masyarakat. Pemerintah hanya bertugas menyediakan bahan bangunan yang diperlukan, sementara pengerjaan fisik renovasi diharapkan dilakukan oleh pemilik rumah dibantu oleh masyarakat setempat atau tetangga. Konsep ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepemilikan terhadap program.
Keterlibatan aktif dari warga, baik pemilik rumah maupun komunitas sekitar, menjadi kunci keberhasilan. "Karena memang bantuan ini dituntut swadaya dari masyarakat setempat, baik pemilik rumah atau tetangganya," terang Satria, menegaskan pentingnya partisipasi kolektif dalam mewujudkan hunian yang lebih layak.
Verifikasi Data dan Sumber Dana Lain untuk Bantuan RTLH Kendari
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, proses verifikasi tidak hanya mengandalkan tinjauan lapangan. Data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) juga menjadi acuan penting dalam menentukan kelayakan penerima Bantuan RTLH Kendari. Warga yang rumahnya dicek akan disesuaikan dengan data ini, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Apabila ada warga yang kondisi rumahnya layak namun tidak terdaftar dalam DTSEN, tim verifikator akan melakukan verifikasi ulang. "Kalau warganya tidak masuk di data diverifiksi ulang lagi, dicari yang layak," jelas Satria Damayanti, menunjukkan fleksibilitas dan komitmen untuk tidak meninggalkan warga yang membutuhkan.
Selain dari APBN, Kota Kendari juga telah mengimplementasikan program bedah RTLH melalui sumber dana lain. Pemerintah Kota Kendari sendiri telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk membedah 20 unit RTLH. Ini menunjukkan inisiatif lokal yang kuat dalam mengatasi permasalahan perumahan.
Dukungan juga datang dari pemerintah provinsi. Satria menambahkan, "Kalau intervensi dari APBD provinsi juga sudah ada bantuan bedah rumah 20 unit, itu nilai Rp50 juta per unit." Angka ini lebih besar per unitnya dibandingkan dengan bantuan dari APBN, menunjukkan variasi dukungan dan prioritas dari berbagai tingkatan pemerintahan dalam program Bantuan RTLH Kendari.
Sumber: AntaraNews