Di-SP2, Ini Dalih Guru SMPN 3 Depok Lakukan Pelecehan Verbal ke Murid: Dipancing Anak jadi Terbawa
Pihak sekolah sudah menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Kabar pelecehan yang dialami siswi SMPN 3 Depok oleh seorang guru dibenarkan Kepala SMPN 3 Depok, Ety Kuswandarini. Menurutnya, guru berinisial IR itu telah melakukan pelecehan verbal.
Peristiwa itu diketahui Ety ketika ada dua orang tua murid saling berkomunikasi soal beredarnya video percakapan siswi korban dengan guru IR pada 13 Mei lalu. Kemudian, salah satu wali murid itu didampingi guru datang menemuinya.
“Waktu itu datang menemui saya, kemudian dengan Miss Tri wali kelasnya, kemudian kami terima video tersebut ternyata video tersebut adalah hasil percakapan rekaman voice note WA yang dijadikan video dengan subtitle isi percakapan,” katanya, Kamis (22/5).
Sejauh ini, katanya, IR memang terindikasi melakukan pelecehan verbal. Tidak sampai pada tindakan pelecehan fisik.
“Masalah ini kembali mencuat setelah ada postingan IG yang berisi tentang adanya pelecehan seksual terhadap siswa yang kemudian menjadi viral dan menggiring opini tentang pelecehan seksual fisik yang berakibat menghancurkan masa depan anak-anak, seolah telah terjadi hubungan seksual yang faktanya adalah pelecehan secara verbal,” kelitnya.
Pihak sekolah sudah menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Sekolah juga sudah memberikan surat peringatan (SP) 1 pada IR di bulan April 2025.
“Kemudian tindakan saya, setelah kami lakukan klarifikasi pada tanggal 13 saya membuat surat peringatan pertama atau SP1 kepada yang bersangkutan kepada Pak Irawadi per tanggal 10 April,” ujarnya.
Sekolah juga meminta pada IR untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan. Sekolah kembali memberikan SP 2 pada Mei 2025 setelah kasus ini viral.
“Nah kemudian pada tanggal 21 Mei, kembali saya membuatkan surat kemarin permintaan kesehatan jiwa ke psikiater untuk yang kedua kalinya terkait adanya kejadian viral tersebut. Nah kemudian pada hari ini tanggal 22 Mei saya membuat surat peringatan kedua SP2 terkait dengan video percakapan viral tersebut,” ungkapnya.
Ety menuturkan dari pengakuan IR mengakui terjadi pelecehan verbal. Namun itu terjadi lantaran IR terpancing oleh siswi tersebut.
“Tidak melakukan tindakan itu hanya tindakan verbal. Kata-kata yang itupun dipancing oleh anak. Jadi karena dipancing oleh anak bapak ini terbawa, saya terbawa Bu saya terbawa benar-benar saya terbawa,” pungkasnya.