Bupati Magetan Pastikan Kualitas Makanan Program Makan Bergizi Gratis Lewat Inspeksi SPPG
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti melakukan inspeksi di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kualitas makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dan layak konsumsi, bahkan selama bulan Ramadhan.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti pada Jumat (27/2) melakukan inspeksi mendadak ke beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa makanan yang disalurkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi.
Inspeksi ini mencakup SPPG di Jalan Bromo, SPPG di Jalan Ndoyo, dan SPPG Candirejo di Jalan Monginsidi Magetan. Bupati Nanik didampingi oleh Sekretaris Daerah Magetan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Tujuan utama dari kunjungan lapangan ini adalah untuk memantau langsung kinerja SPPG. Inspeksi ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kualitas gizi dan kebersihan makanan bagi penerima manfaat program.
Pentingnya Kualitas dan Higienitas Makanan Program Makan Bergizi Gratis
Bupati Nanik Endang Rusminiarti menekankan pentingnya disiplin dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) di setiap SPPG. Beliau ingin memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Ini termasuk pemenuhan nilai gizi dan kebersihan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program.
Meskipun saat ini memasuki bulan Ramadhan, Bupati Nanik menegaskan bahwa standar kualitas tidak boleh menurun. Seluruh aspek, mulai dari bahan baku hingga penyajian, harus tetap terjaga dengan baik. Hal ini demi menjamin kesehatan dan kesejahteraan anak-anak penerima manfaat program.
Komitmen terhadap kualitas dan higienitas menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Magetan berupaya keras untuk memastikan setiap hidangan yang disajikan aman. Upaya ini mendukung terciptanya generasi penerus yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Dorongan Sertifikasi dan Peran SPPG dalam MBG
Pemerintah Kabupaten Magetan juga aktif mendorong SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) untuk segera melengkapi dokumen tersebut. Sertifikat ini merupakan syarat penting bagi SPPG yang menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis. Kepemilikan SLHS menjamin kualitas dan keamanan makanan yang diproduksi.
Menurut Koordinator Wilayah Program MBG Kabupaten Magetan, Dyah Putri Kustia Dewi, saat ini terdapat 53 SPPG yang sudah aktif beroperasi. Jumlah ini berasal dari total 60 SPPG yang telah mendapatkan surat keputusan resmi. Pihaknya terus melakukan pendampingan intensif.
Pendampingan ini bertujuan agar sisa unit SPPG yang belum beroperasi dapat segera aktif penuh. Dengan demikian, cakupan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis di Magetan dapat optimal. Ini menunjukkan upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam meningkatkan pelayanan gizi masyarakat.
Inovasi Penyaluran MBG Selama Ramadhan
Dyah Putri Kustia Dewi menjelaskan bahwa penyaluran Program Makan Bergizi Gratis tetap dilaksanakan di sekolah meskipun sedang bulan puasa. Namun, ada penyesuaian khusus selama periode Ramadhan ini. Makanan diberikan dalam bentuk kering untuk dibawa pulang oleh siswa.
Makanan kering tersebut dimaksudkan untuk disantap saat berbuka puasa di rumah. Pihak penyelenggara tetap memperhatikan nilai gizi yang terkandung dalam makanan tersebut. Contoh menu yang diberikan antara lain kurma, telur rebus, roti, dan buah-buahan.
Inovasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan untuk tetap menghadirkan pelayanan prima. Layanan ini mencakup seluruh titik wilayah kerja guna mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas. Program ini adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Sumber: AntaraNews