Beda dengan SMA, SD dan SMP di Bandung Tak Masuk Sekolah Jam 06.30 WIB
SMA masuk jam 06.30 WIB, SMP masuk jam 07.00 WIB, SD masuk jam 07.30 WIB.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tak menerapkan jam masuk sekolah pukul 06.30 pagi mulai tahun ajaran 2025/2026 untuk tingkat SD dan SMP, berbeda dengan tingkat SMA.
Aturan masuk sekolah pukul 06.30 WIB merupakan kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui surat edaran bernomor 58/PK.03/Disdik.
Farhan menyebut, penyesuaian ini diharapkan dapat menghindari penumpukan kendaraan di jalan.
"SMP tidak ada banyak perubahan tapi mulai masuk jam 07.00. Karena kan gini, ini SMA masuk jam 06.30 WIB, SMP masuk jam 07.00 WIB, SD masuk jam 07.30 WIB," kata Farhan kepada wartawan, Senin (14/7).
"Jangan terlalu macet lah kalau pagi-pagi. Jadi kalau yang SMA ini masih sesuai arahan gubernur agar jam 06.30 WIB sudah masuk sekolah," imbuh dia.
Pembatasan Penggunaan Ponsel dan Larangan Bawa Kendaraan
Di sisi lain, ada aturan yang mesti diikuti oleh siswa SD dan SMP. Yakni pembatasan penggunaan ponsel.
"Setiap sekolah diwajibkan untuk melakukan pengaturan penggunaan handphone bukan dilarang ya, tapi diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar," katanya.
Dia meminta guru di sekolah memastikan hal tersebut. Misalnya, dengan cara mengumpulkan ponsel yang dibawa para siswa sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Farhan akan menetapkan larangan siswa membawa sepeda motor ke sekolah. Terkait aturan ini, pihak Pemerintah Kita (Pemkot) Bandung akan bekerja sama dengan kepolisian menyampaikan imbauan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
"Anak SMP mana boleh bawa kendaraan ke sekolah, Itu sebabnya kami menghadirkan juga polisi ya, bahwa kalau sampai ada anak SMP punya SIM pasti nembak," kata dia.
Dia pun mengimbau para siswa menaati aturan yang berlaku. Sebab terkait ini, Farhan bilang pihaknya telah menerima instruksi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait penerapan pendidikan karakter yang dikenal dengan sebutan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
"Jangan macam-macam. Saya urusan seperti ini galak, makanya kami melibatkan kepolisian," kata dia.