Baznas Hadirkan Z-Ifthar di 27 Kota, Dorong Ekonomi UMKM Selama Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program Z-Ifthar di 27 kota, memberdayakan ribuan UMKM dengan gerai gratis dan pendampingan. Simak bagaimana program Baznas Z-Ifthar ini menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI resmi meluncurkan program Z-Ifthar sebagai sarana penting untuk konsolidasi. Program ini juga bertujuan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan Baznas selama bulan suci Ramadhan.
Z-Ifthar hadir di 30 titik strategis yang tersebar di 27 kota di seluruh Indonesia, memberikan peluang nyata. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan sirkulasi ekonomi yang signifikan bagi para pelaku UMKM.
Program ini dirancang untuk memastikan keberkahan Ramadhan juga dapat dirasakan secara ekonomi oleh para mustahik binaan Baznas. Seluruh stan gerai Z-Ifthar diberikan secara gratis tanpa biaya sewa.
Memperluas Akses Pasar dan Pendampingan UMKM
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyatakan bahwa program Z-Ifthar adalah langkah strategis. Program ini bertujuan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM binaan Baznas.
Saidah Sakwan menekankan pentingnya sirkulasi ekonomi nyata selama 15 hari ke depan bagi UMKM tersebut. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif ekonomi bagi mustahik binaan.
Selain menyediakan stan gratis, Baznas juga memberikan pendampingan komprehensif kepada UMKM. Pendampingan ini mencakup sertifikasi halal dan perbaikan kemasan (packaging) produk.
Tujuannya adalah agar produk UMKM memiliki daya saing tinggi di pasaran. Selain itu, diharapkan dapat mendorong potensi pesanan berulang (repeat order) bahkan setelah Ramadhan berakhir.
Dampak Nyata dan Testimoni Pelaku UMKM
Dampak positif dari program Z-Ifthar ini telah dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM binaan Baznas. Mereka mengalami peningkatan penjualan dan perluasan jaringan pelanggan.
Sinta, pemilik “Dapur Bunda Sinta” dari Kebon Manggis, Matraman, Jakarta, mengungkapkan rasa syukurnya. Keikutsertaannya dalam Z-Ifthar tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga menambah basis pelanggan baru.
“Alhamdulillah, lewat Z-Ifthar Ramadhan ini usaha saya meningkat dan konsumen bertambah. Produk unggulan saya, seperti tapai ketan dan es kopyor kini makin dikenal dan pesan lewat WA. Harapannya kegiatan ini terus diadakan setiap tahun oleh Baznas,” ungkap Sinta.
Senada dengan Sinta, Rosdiana, UMKM binaan lainnya, mengaku sangat bersyukur atas fasilitas yang diberikan. Ia mendapatkan lokasi strategis dan bantuan modal operasional dari Baznas.
“Dari awal sampai sekarang, omzet saya paling tinggi di sini. Hari ini saya bawa 100 porsi dan alhamdulillah hampir habis. Selain dapat stan gratis, kami juga dibantu dana operasional dari Baznas,” ucap Rosdiana, menunjukkan keberhasilan program ini.
Sumber: AntaraNews