Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Tumbuh Pesat, Minat Investasi Emas Melonjak

Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan signifikan pada pembiayaan emas Flexi Gold hingga Maret 2026, didorong tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas yang aman dan berprinsip syariah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Tumbuh Pesat, Minat Investasi Emas Melonjak
Volume transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah mengalami lonjakan signifikan hingga 85 persen pada Desember 2025, didorong oleh peningkatan aktivitas belanja dan liburan akhir tahun. (AntaraNews)

PT Bank Mega Syariah menunjukkan kinerja positif dalam penyaluran pembiayaan emas, mencatat pertumbuhan lebih dari 756 persen hingga Maret 2026 dibandingkan posisi Desember 2025. Peningkatan drastis ini didorong oleh tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi emas sebagai aset lindung nilai. Produk pembiayaan emas bernama Flexi Gold menjadi pendorong utama capaian gemilang ini, menawarkan kemudahan akses kepemilikan emas secara bertahap.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, mengungkapkan bahwa produk Flexi Gold sangat diminati di wilayah Jabodetabek serta kota-kota besar di Jawa dan Sumatera. Melalui Flexi Gold, Bank Mega Syariah berkomitmen untuk memperluas akses masyarakat dalam memiliki emas. Hal ini memungkinkan nasabah membangun portofolio investasi jangka panjang dengan cicilan ringan dan terjangkau.

Momentum penguatan harga emas global turut dimanfaatkan oleh nasabah untuk mengamankan nilai aset mereka di tengah ketidakpastian ekonomi. Jakarta mendominasi pasar dengan kontribusi terbesar mencapai 41,79 persen dari total nilai booking nasional, disusul Tangerang dengan proporsi 14,08 persen dan Palembang di posisi ketiga dengan andil 7,15 persen.

Kinerja Gemilang Pembiayaan Emas Syariah

Bank Mega Syariah berhasil mencatatkan peningkatan luar biasa dalam penyaluran pembiayaan emas, melampaui 756 persen per Maret 2026. Angka ini menunjukkan respons positif pasar terhadap produk investasi emas yang ditawarkan oleh perbankan syariah. Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap emas sebagai instrumen investasi yang stabil dan menguntungkan.

Secara geografis, minat terhadap pembiayaan emas Flexi Gold tidak hanya terpusat di satu wilayah. Jakarta memimpin dengan kontribusi 41,79 persen dari total nilai booking nasional, menunjukkan potensi pasar yang besar di ibu kota. Tangerang dan Palembang juga memberikan kontribusi signifikan, masing-masing sebesar 14,08 persen dan 7,15 persen, menegaskan penetrasi produk di kota-kota besar.

Selain tiga kota utama tersebut, pembiayaan emas syariah ini juga diminati di berbagai kota lain di Indonesia. Bandung, Semarang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, serta Medan dan sekitarnya, secara akumulatif menyumbang 36,98 persen dari total portofolio. Distribusi yang merata ini mengindikasikan bahwa kesadaran akan pentingnya investasi emas telah menyebar luas di berbagai daerah.

Emas sebagai Lindung Nilai di Tengah Ketidakpastian Global

Benadicto Alvonzo Ferary memandang bahwa profil investasi emas telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Emas kini diakui secara luas memiliki karakteristik unggul sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi global. Kemampuannya mempertahankan daya beli menjadikannya pilihan menarik di masa-masa penuh gejolak.

Dalam situasi ketidakseimbangan ekonomi global, mulai dari tekanan inflasi hingga volatilitas pasar keuangan, emas cenderung mampu mempertahankan daya beli. Instrumen ini juga memberikan stabilitas nilai aset yang sangat dibutuhkan oleh investor. “Dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, emas semakin dipandang sebagai alat proteksi nilai. Kami melihat adanya pergeseran perilaku investor, di mana emas kini menjadi instrumen utama dalam strategi investasi jangka panjang, bukan sekadar pelengkap,” kata dia.

Stabilitas relatif emas dibandingkan instrumen berisiko tinggi menjadikannya pilihan bijak untuk diversifikasi aset. Emas dikenal sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif stabil.

Flexi Gold: Solusi Investasi Emas Berprinsip Syariah

Produk pembiayaan emas Flexi Gold dari Bank Mega Syariah dirancang untuk memudahkan masyarakat memiliki logam mulia 24 karat secara bertahap. Nasabah dapat memilih tenor pembiayaan mulai dari satu hingga lima tahun, menyesuaikan dengan kemampuan finansial mereka. Pilihan gramasi yang beragam, mulai dari 5 gram hingga 100 gram, juga tersedia untuk memenuhi kebutuhan investasi yang berbeda.

Flexi Gold disusun sesuai dengan prinsip syariah dan telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah. Produk ini mengacu pada sejumlah fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait jual beli emas, pembiayaan berbasis rahn, serta akad murabahah. Hal ini memastikan bahwa seluruh proses transaksi berjalan sesuai dengan kaidah Islam, memberikan ketenangan bagi nasabah muslim.

Bank Mega Syariah optimistis bahwa tren investasi emas akan terus meningkat seiring dinamika global dan kesadaran masyarakat. Peningkatan kesadaran akan pentingnya diversifikasi dan perlindungan nilai aset akan mendorong lebih banyak orang untuk berinvestasi emas. Flexi Gold menjadi solusi yang relevan dan terpercaya untuk mewujudkan tujuan investasi tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi