Baznas Distribusi Iftar: 650 Paket Makanan Disalurkan di Jakarta Sambut Ramadan 2026

Baznas Distribusi Iftar di Jakarta dengan menyalurkan 650 paket makanan ke panti asuhan dan rumah ibadah, menandai hari pertama Ramadan 2026 dan meringankan beban masyarakat rentan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Baznas Distribusi Iftar: 650 Paket Makanan Disalurkan di Jakarta Sambut Ramadan 2026
Baznas RI menyalurkan ratusan paket buka puasa ke panti asuhan dan mushalla di Jakarta pada awal Ramadhan 1447 H. Program ini bertujuan membahagiakan yatim dan santri serta meringankan beban mustahik. (AntaraNews)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Indonesia memulai hari pertama Ramadan 2026 dengan aksi nyata, mendistribusikan 650 paket iftar di berbagai lokasi di Jakarta. Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi bantuan pangan langsung yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebanyak 250 kotak nasi dan 400 paket camilan Ramadan disalurkan ke panti asuhan dan rumah ibadah di ibu kota. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa komunitas rentan dapat berbuka puasa dengan layak dan dalam suasana yang penuh kebahagiaan.

Distribusi ini menegaskan komitmen Baznas dalam mendukung masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, selama bulan suci Ramadan. Program ini juga merupakan bagian dari jangkauan Ramadan yang lebih luas, menargetkan komunitas yang kurang beruntung di seluruh wilayah Jakarta.

Pembagian paket iftar oleh Baznas ini dilakukan pada Kamis, 20 Februari 2026, bertepatan dengan hari pertama Ramadan. Saidah Sakwan, Kepala Divisi Distribusi dan Pendayagunaan Baznas, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan anak yatim, santri sekolah Islam, dan jemaah masjid dapat berbuka puasa dengan makanan yang layak dalam suasana gembira.

Program iftar ini merupakan bagian dari mandat Baznas untuk mendistribusikan donasi dari para muzaki dengan cara yang menghasilkan manfaat langsung dan terlihat. Fokus utama diberikan kepada rumah tangga berpenghasilan rendah dan lembaga pendidikan yang membutuhkan dukungan.

Saidah menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat meringankan tekanan finansial pada para penerima manfaat selama bulan puasa. Biaya makanan seringkali meningkat karena keluarga menyiapkan hidangan harian untuk berbuka puasa, sehingga bantuan ini sangat berarti.

Inisiatif Baznas ini disambut baik oleh berbagai organisasi penerima bantuan. Rusdiyanti, Ketua Yayasan Yatim Piatu Rasulullah, menyampaikan terima kasih kepada lembaga filantropi yang didukung negara tersebut atas dukungan Ramadan yang konsisten.

Menurut Rusdiyanti, makanan yang disalurkan merupakan bantuan yang sangat berarti. Bantuan ini membantu anak-anak di yayasan untuk tidak perlu membeli makanan untuk berbuka puasa, sekaligus memberikan doa terbaik bagi para donatur.

Imad, Kepala Pondok Pesantren Al Qalam, juga menekankan pentingnya bantuan ini bagi institusi yang beroperasi sepanjang waktu dan bergantung pada pasokan makanan yang stabil. Dukungan ini sangat krusial, terutama karena pondok pesantren membutuhkan makanan untuk santri sepanjang hari.

Rafi, seorang siswa berusia 17 tahun yang menerima paket iftar, mengungkapkan rasa syukurnya dan mendoakan keberkahan bagi para kontributor. Kesaksian ini menunjukkan betapa program Baznas memberikan dampak positif langsung kepada individu.

Baznas, sebagai lembaga yang mengelola zakat dan kontribusi amal Islam secara nasional, secara rutin meningkatkan distribusi makanan dan bantuan sosial selama Ramadan. Bulan suci ini dikenal sebagai waktu di mana pemberian amal meningkat dan permintaan akan bantuan juga bertambah di komunitas perkotaan.

Melalui program-program seperti distribusi iftar ini, Baznas menunjukkan perannya yang vital dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Lembaga ini memastikan bahwa dana yang terkumpul dapat disalurkan secara efektif untuk meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Komitmen Baznas untuk terus hadir dan memberikan bantuan selama Ramadan mencerminkan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya berbagi dan saling membantu dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi