Bappenas dan SKALA Perkuat Komitmen Pengarusutamaan Gender di Gorontalo untuk Pembangunan Inklusif
Bappenas dan SKALA bersinergi memperkuat Pengarusutamaan Gender di Gorontalo melalui diseminasi Perda, memastikan pembangunan daerah inklusif dan berkeadilan sesuai mandat nasional.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama program SKALA telah menegaskan komitmennya dalam memperkuat Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Gorontalo. Langkah strategis ini diwujudkan melalui diseminasi Peraturan Daerah (Perda) PUG, yang bertujuan untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan di wilayah tersebut. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya nasional untuk memastikan kesetaraan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam proses pembangunan.
Kegiatan diseminasi ini berlangsung di Kota Gorontalo pada hari Sabtu, 9 Mei, dan dihadiri oleh perwakilan dari Bappenas serta program SKALA. Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial dapat diterapkan secara efektif di tingkat daerah. Hal ini krusial untuk mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Direktur Keluarga, Pengasuhan, Perempuan, dan Anak Bappenas, Qurrota A’yun, menyatakan bahwa penguatan PUG ini merupakan mandat langsung dari Presiden. Komitmen tersebut tertuang jelas dalam dokumen RPJMN, khususnya pada prioritas nasional keempat yang menekankan pembangunan manusia. Ini mencakup penguatan peran perempuan serta penyandang disabilitas dalam setiap aspek pembangunan daerah.
Mandat Nasional untuk Kesetaraan Gender
Qurrota A’yun menegaskan bahwa Bappenas berupaya keras memastikan implementasi pembangunan kesetaraan gender dan inklusi sosial dapat berjalan optimal. Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden yang menjadikan isu gender sebagai bagian tak terpisahkan dari agenda pembangunan nasional. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program pembangunan diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan serta potensi seluruh lapisan masyarakat.
Komitmen ini secara spesifik tercantum dalam prioritas nasional keempat RPJMN, yang berfokus pada pembangunan manusia. Di dalamnya, terdapat penekanan kuat terhadap penguatan peran perempuan dan penyandang disabilitas. Tujuannya adalah agar Perda PUG di berbagai daerah dapat berfungsi secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Bappenas terus berkonsentrasi pada pencapaian target-target pembangunan yang telah ditetapkan. RPJMN telah dilengkapi dengan indikator-indikator prioritas serta target-target yang harus dicapai. Oleh karena itu, Bappenas secara konsisten memastikan bahwa semua upaya yang dilakukan dapat berkontribusi pada realisasi tujuan-tujuan tersebut.
Peran SKALA dalam Pembangunan Berkesetaraan
GEDSI Lead Program SKALA Gorontalo, Lisa Humairah, menjelaskan bahwa SKALA adalah program kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia. Program ini dirancang untuk memperkuat pencapaian layanan dasar di berbagai wilayah, termasuk di Provinsi Gorontalo. SKALA secara aktif mendorong Pengarusutamaan Gender sebagai strategi fundamental untuk mewujudkan pembangunan yang berkesetaraan.
Intervensi program SKALA sangat krusial dalam dokumen perencanaan daerah seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa agenda pembangunan dapat menyasar kelompok rentan secara tepat. Selain itu, program ini juga berfokus pada penanganan isu-isu penting seperti kesehatan ibu dan anak, yang seringkali memiliki dimensi gender yang kuat.
Lisa Humairah menambahkan bahwa keyakinan akan kontribusi besar laki-laki dan perempuan terhadap ekonomi menjadi landasan program SKALA. Oleh karena itu, ekosistem yang mendukung kesetaraan gender harus dibangun secara komprehensif. SKALA hadir untuk memberikan dukungan yang diperlukan dalam mewujudkan ekosistem tersebut, sehingga potensi seluruh masyarakat dapat dimaksimalkan untuk kemajuan daerah.
Sumber: AntaraNews