Bantuan untuk Korban Ricuh Demo Siap Disalurkan, Mensos Ungkap Peran Prabowo dan Sumber Dana
Bantuan tersebut akan disalurkan tidak hanya kepada warga sipil, tetapi juga kepada aparat kepolisian yang turut menjadi korban dalam kericuhan tersebut.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bantuan bagi para korban luka maupun meninggal akibat aksi demonstrasi yang berujung ricuh di sejumlah daerah.
Bantuan tersebut akan disalurkan tidak hanya kepada warga sipil, tetapi juga kepada aparat kepolisian yang turut menjadi korban dalam kericuhan tersebut.
"Oh iya ada, pasti ada itu (bantuan dari Presiden). Ya tidak hanya (korban) yang di Jakarta, tapi Presiden juga memperhatikan yang di luar daerah, seperti di Makassar. Presiden sangat punya perhatian terhadap korban," kata Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/9).
"Tadi disinggung juga di dalam, beliau punya perhatian yang sangat serius dan memberikan atensi serta beliau tentu akan menindaklanjuti bagaimana membantu para korban baik di tingkat aparat atau di masyarakat," sambungnya.
Dia menjelaskan bantuan yang diberikan Prabowo akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing korban maupun keluarga korban. Misalnya, bantuan biaya sekolah bagi anak korban, biaya pengobatan, dan bantuan renovasi rumah bagi korban meninggal.
"Kalau kita lihat nanti pasti sesuai kebutuhannya kan, untuk biaya sekolah mungkin keluarganya, adiknya, orang tuanga, mungkin juga ada perbaikan rumah atau renovasi rumah atau pembangunan rumah. Semua itu pasti tergantung assesment," jelasnya.
Menurut dia, proses pendataan dan assesment bantuan untuk korban akan dilakukan oleh tim Presiden dan Kementerian Sosial. Terkait dana untuk bantuan kepada korban aksi demo ricuh, Gus Ipul menyampaikan akan berasal dari APBN dan sumbangan pihak swasta.
"Ya tentu ada yang dari APBN mungkin, nanti tentu ada dari swasta kan banyak sekali yang bantu. Tapi khusus ada perhatian sendiri dari Presiden. Itu bantuannya nanti seperti apa nanti lihat," ucap Gus Ipul.
Gus Ipul belum bisa merinci berapa anggaran yang dialokasikan untuk memberikan bantuan kepada para korban aksi demo ricuh. Dia menyebut bisa saja Prabowo memberikan bantuan dari uang pribadinya dan dana operasional Presiden.
"Presiden kan punya juga anggaran sendiri, jadi mungkin baik itu (anggaran) pribadi, bisa juga dari anggaran-anggaran yang mungkin menjadi bagian dari anggaran presiden saya belum tau rinciannya. pasti perhatian dan bantuan akan ada," katanya.