Gubernur Jatim dan Mensos Dijadwalkan Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Mensos Saifullah Yusuf akan melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya, dengan persiapan matang untuk puluhan ribu jamaah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dijadwalkan akan melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Pelaksanaan shalat berjamaah ini akan berlangsung di Masjid Al-Akbar Surabaya pada Sabtu, 21 Maret, pukul 06.00 WIB.
Kehadiran para pejabat tinggi ini menandai perayaan hari raya Idul Fitri yang penuh suka cita bagi umat Muslim di Jawa Timur. Persiapan matang telah dilakukan oleh pengelola Masjid Al-Akbar untuk menyambut kehadiran ribuan jamaah yang diperkirakan akan memadati lokasi.
Pengelola Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS) telah menyiapkan berbagai fasilitas dan pengamanan demi kelancaran ibadah. Hal ini disampaikan oleh Humas MAS, H Helmy M Noor, yang memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh jamaah yang hadir.
Pelaksanaan dan Kapasitas Shalat Idul Fitri
Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya akan dipimpin oleh Imam Besar MAS, KH Abdul Hamid Abdullah, sebagai imam shalat. Sementara itu, khotbah Idul Fitri akan disampaikan oleh Prof Moh. Ali Azis, yang juga merupakan Imam Besar MAS.
Tema khotbah yang diusung pada perayaan Idul Fitri kali ini adalah "Muslim Berdampak, Muslim Problem Solver". Tema ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi jamaah untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Masjid Al-Akbar Surabaya telah menyiapkan area shalat yang luas, mencakup lantai 1, lantai 2, dan halaman masjid, dengan kapasitas total mencapai 40 ribu jamaah. Untuk mengantisipasi jumlah jamaah yang besar, masjid menyediakan empat akses masuk dengan total 45 pintu.
Akses masuk jamaah putri telah diatur secara spesifik melalui pintu nomor 1, 3, 4, dan 8 dari sisi utara. Dari sisi timur, jamaah putri dapat menggunakan pintu nomor 12, 13, 14, 16, 17, 18, 19, 32, 33, dan 34, serta pintu nomor 37, 38, dan 39 dari sisi selatan.
Sementara itu, jamaah putra dapat mengakses masjid dari sisi utara melalui lorong wudhu antara pintu 5 dan 6. Akses dari sisi timur tersedia melalui pintu 23 dan 25, sedangkan dari sisi selatan melalui pintu 41, 43, 44, dan lorong wudhu antara pintu 40 dan 41.
Fasilitas Pendukung dan Pengamanan Jamaah
Untuk menjamin kenyamanan jamaah, pengelola Masjid Al-Akbar menyediakan fasilitas parkir tambahan di beberapa lokasi sekitar masjid. Area parkir ini meliputi lapangan Pasar Rakyat Jambangan, Gereja Katolik Sakramen Mahakudus, dan SMP Negeri 22 Surabaya.
Selain itu, Kantor Kecamatan Gayungan, Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, serta badan jalan yang dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya juga disiapkan sebagai lokasi parkir. Penambahan area parkir ini diharapkan dapat menampung kendaraan jamaah yang membludak.
Tim medis juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama pelaksanaan shalat Idul Fitri. Tim ini terdiri dari tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, serta poliklinik Masjid Al-Akbar Surabaya.
Dukungan medis diperkuat dengan ketersediaan tiga unit ambulans yang siap siaga di lokasi. Langkah ini menunjukkan komitmen pengelola untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh jamaah yang hadir.
Aspek pengamanan menjadi prioritas utama dengan disiapkannya 166 personel untuk menjaga kelancaran acara. Pembina Pengamanan MAS, AKP Hendi Kurniawan, menyatakan bahwa pengamanan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas jamaah yang diperkirakan mencapai 40 ribu orang.
"Kami siapkan pengamanan, terutama untuk kelancaran arus lalu lintas jamaah yang diperkirakan membeludak hingga 40.000 orang. Insyaallah, Ibu Gubernur Khofifah akan shalat di Masjid Al-Akbar," ujar AKP Hendi Kurniawan.
Sumber: AntaraNews