Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung membagikan ratusan kue apem kepada guru, murid, dan wali murid di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi megengan, sebuah ritual khas Jawa yang menandai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.
Acara yang berlangsung pada Minggu, 15 Februari, ini tidak hanya dihadiri oleh Khofifah, tetapi juga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta perwakilan Bank Jatim. Kehadiran mereka menambah semarak suasana jelang Ramadhan.
Khofifah menyampaikan harapannya agar seluruh umat Muslim dapat menjalani Ramadhan dengan khusyuk, meraih kemenangan lahir dan batin tanpa puasa yang bolong. Tradisi megengan ini menjadi simbol kebersamaan dan persiapan spiritual.
Advertisement
Advertisement
Semarak Tradisi Megengan dan Peresmian Fasilitas Baru
Tradisi megengan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari jamaah. Selain pembagian apem oleh Gubernur Khofifah, panitia juga menyajikan gunungan buah-buahan yang menjadi rebutan, diiringi lantunan selawat.
Momen ini sekaligus menjadi penanda peluncuran program "Healing Ramadhan" yang diinisiasi oleh pengelola masjid. Khofifah juga memanfaatkan kesempatan ini untuk meninjau Bazar Ramadhan yang telah disiapkan.
Dalam kunjungannya, Gubernur juga meresmikan dua sarana dan prasarana baru yang akan meningkatkan kenyamanan jamaah. Fasilitas tersebut adalah Green Toilet VIP Difabel dan hasil revitalisasi pengaspalan Jalan Masjid Al-Akbar di sisi timur dan utara.
Advertisement
Peningkatan infrastruktur ini menunjukkan komitmen Masjid Al-Akbar dalam memberikan pelayanan terbaik. Ini juga sebagai bentuk tasyakuran atas kelancaran persiapan menyambut bulan Ramadhan.
Advertisement
Inisiatif "Healing Ramadhan" dengan Beragam Kegiatan Islami
Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS), KH M Sudjak, menjelaskan bahwa megengan menjadi awal dari serangkaian kegiatan Ramadhan. Program bertajuk "Healing Ramadhan" ini dirancang untuk memperkaya spiritualitas dan kebersamaan umat.
"Healing Ramadhan" mengusung empat kategori kegiatan utama: ibadah, dakwah, program kreatif, dan program kuat raga. Setiap kategori menawarkan aktivitas yang beragam dan menarik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Program kreatif mencakup "Museum MAS Masa Lalu dan Masa Kini", memberikan wawasan sejarah dan perkembangan masjid. Sementara itu, program kuat raga diwujudkan melalui "Marbot Soccer", mendorong kebugaran fisik bagi para marbot.
Advertisement
Rangkaian kegiatan ibadah sangat padat, termasuk Majelis "One Day One Khatam" bakda Asar, Sholat Tarawih, Ngaji Ngabuburit, dan Buka Puasa Bersama. Ada pula Tadarus Al Quran bakda Tarawih, Qiyamul Lail 10 hari terakhir, Peringatan Nuzulul Quran, hingga Lailatul Qiro’ah.
Advertisement
Kegiatan Sosial dan Olahraga dalam Semangat Ramadhan
Selain fokus pada ibadah, "Healing Ramadhan" juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Kegiatan donor darah dan program "MAS Berbagi" akan menyasar dhuafa, anak yatim, disabilitas, guru, serta marbot di Taman Asmaul Husna.
Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah. Semangat kebersamaan dan tolong-menolong menjadi inti dari program tersebut.
Aspek olahraga juga tidak luput dari perhatian, dengan digelarnya Liga Marbot Soccer dan Ngaji Bareng Bintang Bola. Acara ini dijadwalkan pada 2-8 Maret 2026 di Mini Soccer MAS, menggabungkan aktivitas fisik dengan nilai-nilai keagamaan.
Advertisement
Melalui berbagai kegiatan ini, Masjid Al-Akbar Surabaya berupaya menciptakan suasana Ramadhan yang produktif, inspiratif, dan penuh makna bagi seluruh jamaah dan masyarakat luas. Ini adalah upaya untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan peningkatan diri secara holistik.
Sumber: AntaraNews