Bantuan Pangan Bulog Sumut Disalurkan ke Puluhan Ribu Keluarga, Jaga Stabilitas Harga
Perum Bulog Sumut telah menyalurkan Bantuan Pangan Bulog Sumut kepada puluhan ribu keluarga penerima, berupa beras dan MinyaKita, guna menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga.
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah memulai penyaluran bantuan pangan kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari alokasi untuk periode Oktober hingga November 2025, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
Sebanyak 71.153 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di berbagai wilayah Sumut telah menerima bantuan berupa beras dan MinyaKita. Penyaluran ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah tantangan ekonomi.
Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Badan Pangan Nasional Nomor 347/TS.03.03/K/2025. Bulog berkomitmen penuh dalam memastikan distribusi logistik yang terbaik, serta menjaga stabilitas harga di pasar lokal.
Detail Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, di Medan, Sabtu, menyatakan, "Dari 71.153 keluarga PBP beras yang telah disalurkan sebanyak 1.423 ton dan MinyaKita 143 ribu liter." Pernyataan ini menegaskan skala distribusi yang telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut ini mencakup beberapa kota dan kabupaten penting. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kota Medan, Kabupaten Langkat, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Pematangsiantar. Distribusi juga menjangkau Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas, Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat, serta Kabupaten Tapanuli Tengah.
Meskipun jumlah yang telah disalurkan cukup besar, Budi Cahyanto menambahkan bahwa angka tersebut baru sekitar 8,24 persen dari total target. Total 844.000 keluarga PBP di Sumut akan menerima bantuan untuk alokasi Oktober dan November 2025. Daerah yang belum mendapatkan bantuan pangan diharapkan bersabar, karena proses pendistribusian terus dilakukan secara bertahap.
Komitmen Bulog dan Dampak Program Bantuan Pangan
Secara nasional, Program Bantuan Pangan Beras dan MinyaKita untuk alokasi Oktober-November 2025 menargetkan 18,27 juta PBP di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan skala besar program pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Perum Bulog ditugaskan untuk menyalurkan bantuan ini sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.
Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan logistik terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Upaya ini tidak hanya terbatas pada penyaluran bantuan, tetapi juga mencakup pengelolaan stok pangan nasional. Kehadiran Bantuan Pangan Bulog Sumut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima.
Pihak Bulog berharap program bantuan pangan ini memiliki dampak ganda. Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, program ini juga berperan penting dalam menjaga stabilitas harga di pasar. Dengan demikian, program ini secara langsung berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews