Bulog Sumut Genjot Penyaluran Bantuan Pangan untuk 126 Ribu Penerima, Target Selesai Mei 2026
Perum Bulog Sumatera Utara mempercepat Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut berupa beras dan minyak goreng kepada 126.000 penerima manfaat, dengan target rampung Mei 2026. Simak detail lengkapnya.
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah memulai Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut kepada 126.000 penerima manfaat. Bantuan ini dialokasikan untuk periode Februari dan Maret 2026.
Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng merek MinyaKita. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Realisasi penyaluran telah mencapai 7,21 persen dari total 1,7 juta penerima bantuan pangan di seluruh Sumatera Utara. Bulog menargetkan penyelesaian distribusi pada akhir Mei 2026.
Progres Penyaluran di Berbagai Daerah
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengungkapkan bahwa beberapa daerah telah menerima Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Medan, Kota Sibolga, Kota Gunungsitoli, dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Secara spesifik, penyaluran untuk Kota Sibolga, Kota Gunungsitoli, dan Kabupaten Pakpak Bharat telah rampung sepenuhnya. Seluruh penerima manfaat di ketiga wilayah tersebut kini telah menerima haknya.
Namun, masih banyak daerah lain yang belum menerima bantuan pangan ini. Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Humbang Hasundutan adalah beberapa di antaranya.
Bulog terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat. Tujuannya untuk memastikan proses distribusi dapat berjalan lancar dan merata ke seluruh wilayah.
Strategi Percepatan dan Target Penuntasan
Budi Cahyanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut sepanjang bulan ini. Kolaborasi erat dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam percepatan ini.
Selain itu, Bulog juga aktif melakukan sosialisasi kepada para penerima bantuan pangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan informasi tersampaikan dengan baik dan menghindari kendala di lapangan.
Percepatan penyaluran ini merupakan inisiatif pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan. Ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.
Bulog menargetkan seluruh penyaluran di berbagai daerah Sumatera Utara dapat tuntas pada akhir Mei 2026. Target ini menunjukkan komitmen Bulog dalam mendukung ketahanan pangan regional.
Dukungan Terhadap Ketahanan Pangan dan Inflasi
Untuk mendukung Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut, Bulog telah menyiapkan alokasi yang signifikan. Sekitar 35.000 ton beras dan tujuh juta liter minyak goreng merek MinyaKita telah disiapkan.
Jumlah penerima bantuan pangan pada tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, ada 1,7 juta penerima manfaat di Sumatera Utara, naik dari 844.696 penerima pada periode Oktober-November 2025.
Peningkatan jumlah penerima ini menunjukkan semakin luasnya jangkauan program bantuan pemerintah. Ini mencerminkan upaya serius dalam mengatasi kerentanan pangan di masyarakat.
Bulog berharap Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut ini dapat efektif membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu, diharapkan juga dapat mendukung upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi serta kabupaten/kota dalam mengendalikan inflasi pangan.
Sumber: AntaraNews