Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng untuk 72 Ribu KPM di Bengkulu
Perum Bulog Cabang Rejang Lebong mulai menyalurkan Bantuan Pangan Bulog Bengkulu berupa beras dan minyak goreng kepada puluhan ribu Keluarga Penerima Manfaat di tiga kabupaten Bengkulu.
Perum Bulog Cabang Rejang Lebong telah memulai penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tiga kabupaten Provinsi Bengkulu. Bantuan ini dialokasikan untuk periode Februari dan Maret 2026, menyasar total 72.659 KPM yang membutuhkan. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penyaluran bantuan pangan ini diawali dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Ketahanan Pangan Rejang Lebong, perwakilan kecamatan, perangkat desa, dan aparat keamanan. Tujuannya adalah untuk memastikan mekanisme penyaluran, jadwal distribusi, dan data penerima bantuan telah sesuai.
Pemimpin Cabang Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha, menyatakan bahwa dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 20 KPM, distribusi bantuan pangan tahun 2026 resmi dimulai. Program pemerintah pusat ini diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah cakupan Bulog Rejang Lebong.
Distribusi Bantuan Pangan di Tiga Kabupaten
Total 72.659 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu menjadi sasaran utama program Bantuan Pangan Bulog Bengkulu ini. Angka tersebut mencakup 37.372 KPM di Kabupaten Rejang Lebong, 18.248 KPM di Kabupaten Kepahiang, serta 17.039 KPM di wilayah lainnya yang berada dalam cakupan Bulog setempat. Setiap KPM akan menerima alokasi bantuan untuk dua bulan berturut-turut, yaitu Februari dan Maret 2026.
Bantuan yang diberikan kepada setiap KPM meliputi 20 kilogram beras per bulan dan total empat liter minyak goreng. Jumlah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok harian keluarga penerima manfaat selama periode tersebut. Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat.
Proses penyaluran bantuan pangan ini telah direncanakan dengan matang, dimulai dengan sosialisasi kepada perwakilan KPM dan pihak terkait. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh penerima memahami prosedur dan jadwal pengambilan bantuan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan juga dilakukan untuk menjamin kelancaran dan ketertiban selama proses distribusi.
Peran Bantuan Pangan Menjelang Hari Besar Keagamaan
Bantuan pangan dari pemerintah pusat ini memiliki peran krusial, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Momen ini seringkali diiringi dengan peningkatan kebutuhan pokok dan potensi kenaikan harga di pasar. Dengan adanya Bantuan Pangan Bulog Bengkulu, diharapkan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat dapat sedikit berkurang.
Pemimpin Cabang Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha, menyampaikan harapannya agar penyaluran bantuan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan mampu menekan angka kerawanan pangan di daerah.
Keberhasilan program Bantuan Pangan Bulog Bengkulu sangat bergantung pada kerja sama semua pihak, mulai dari Bulog sebagai penyalur, pemerintah daerah, hingga masyarakat penerima. Dengan distribusi yang efektif dan tepat sasaran, bantuan ini akan sangat membantu KPM dalam menghadapi kebutuhan pangan sehari-hari. Ketersediaan beras dan minyak goreng yang terjamin juga dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasar lokal.
Sumber: AntaraNews