Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) telah melakukan pendataan terhadap ratusan ribu masyarakat di wilayah OKU Raya yang akan menerima bantuan pangan. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyaluran bantuan pangan ini mencakup komoditas beras dan minyak goreng yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Sebanyak 162.842 jiwa masyarakat di tiga kabupaten yang termasuk dalam OKU Raya telah terdata sebagai calon penerima manfaat. Data penerima ini bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan ini diharapkan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan di OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan.
Alokasi bantuan pangan ini dijadwalkan untuk periode Februari hingga Maret 2026, dengan target penyaluran sebelum Lebaran. Setiap penerima akan mendapatkan jatah beras dan minyak goreng sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Untuk periode penyaluran Februari-Maret 2026, Perum Bulog OKU telah menyiapkan total 3.256 ton beras untuk didistribusikan kepada para penerima manfaat. Selain beras, bantuan pangan ini juga mencakup 651.368 liter minyak goreng yang akan disalurkan. Jumlah ini menunjukkan komitmen Bulog dalam memastikan ketersediaan dan akses pangan bagi masyarakat di OKU Raya.
Setiap penerima bantuan pangan (PBP) akan memperoleh jatah beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Dengan demikian, total beras yang akan diterima oleh setiap PBP untuk periode dua bulan ini adalah 20 kilogram. Angka ini sama dengan alokasi yang diberikan pada periode sebelumnya, yaitu Oktober-November 2025.
Selain beras, setiap PBP juga akan menerima tambahan komoditas berupa 2 liter minyak goreng. Tambahan ini diharapkan dapat semakin membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kombinasi bantuan beras dan minyak goreng ini dirancang untuk memberikan dukungan yang komprehensif.
Advertisement
Advertisement
Pendataan calon penerima bantuan pangan ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikeluarkan oleh Bapanas. Data ini memastikan bahwa bantuan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah. Proses pendataan yang akurat menjadi kunci keberhasilan program ini.
Kepala Bulog OKU, Junirman, menjelaskan bahwa total 162.842 penerima bantuan pangan (PBP) tercatat di seluruh OKU Raya. Wilayah OKU Raya sendiri mencakup tiga kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, dan OKU Selatan. Penyaluran akan dilakukan secara merata di ketiga wilayah tersebut.
Pendataan yang terpusat melalui DTSEN membantu menghindari tumpang tindih penerima dan memastikan efisiensi penyaluran. Dengan demikian, program **Bantuan Pangan Bulog OKU Raya** dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang maksimal. Transparansi data menjadi prioritas dalam pelaksanaan program ini.
Advertisement
Advertisement
Bantuan pangan ini ditargetkan mulai disalurkan kepada seluruh penerima manfaat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyaluran sebelum Lebaran memiliki arti penting karena pada momen tersebut, kebutuhan masyarakat akan bahan pokok cenderung meningkat. Ini adalah langkah strategis untuk menstabilkan harga dan daya beli.
Junirman menyatakan bahwa bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan beras dan minyak goreng. Ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau sangat krusial, terutama bagi keluarga prasejahtera. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada rakyatnya.
Secara keseluruhan, inisiatif **Bantuan Pangan Bulog OKU Raya** ini tidak hanya sekadar penyaluran komoditas, tetapi juga merupakan upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan kebutuhan pangan dasar mereka terpenuhi. Dampak positifnya diharapkan terasa luas di seluruh OKU Raya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews