Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, telah menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari-Maret 2026. Penyaluran ini dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026, di Balai Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup.
Wakil Bupati Kapuas Dodo menyatakan bahwa setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini merupakan bagian dari program direktif Presiden yang disalurkan melalui Perum Bulog.
Program bantuan pangan ini bertujuan sebagai stimulus ekonomi tahun 2026 serta wujud kepedulian pemerintah kepada keluarga miskin dan rentan miskin. Penyaluran ini diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Advertisement
Advertisement
Detail Penyaluran Bantuan Pangan Kapuas
Wakil Bupati Kapuas Dodo menjelaskan bahwa bantuan pangan ini disalurkan untuk alokasi dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret 2026. Dengan demikian, setiap penerima akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng dalam satu kali penyaluran.
Secara keseluruhan, di Kabupaten Kapuas terdapat sebanyak 34.816 keluarga penerima manfaat yang berhak menerima bantuan ini. Setiap keluarga tersebut secara reguler menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan dan minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan.
Program ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan melalui Perum Bulog. Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam mengatasi tantangan ekonomi dan sosial di masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Tujuan dan Pemutakhiran Data Penerima Manfaat
Bantuan pangan beras dan minyak goreng ini merupakan salah satu stimulus ekonomi yang dicanangkan untuk tahun 2026. Program ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dodo juga menekankan bahwa data penerima bantuan pangan tahun 2026 bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini bersifat dinamis dan perlu dilakukan pemutakhiran secara berkala setiap bulan.
Pemutakhiran data DTSEN menjadi krusial sebagai acuan bagi pemerintah dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan. Hal ini memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Advertisement
Program ini secara jelas menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap keluarga miskin dan rentan miskin. Selain itu, inisiatif ini juga berfungsi sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat.
Advertisement
Dukungan Pemerintah Daerah dan Harapan Keberhasilan Program
Pemerintah daerah Kabupaten Kapuas turut serta menugaskan berbagai perangkat daerah terkait untuk mendukung kelancaran program ini. Mereka bekerja sama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Selain itu, seluruh lurah dan kepala desa juga diamanatkan untuk berperan aktif dalam memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan baik. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mengoptimalkan distribusi bantuan hingga ke tangan penerima.
Wakil Bupati Dodo menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog atas inisiatif program bantuan pangan ini. Hal ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya kesejahteraan rakyat.
Advertisement
Dodo berharap penyaluran bantuan ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga mampu membantu menangani kerawanan pangan dan kemiskinan di Kabupaten Kapuas. Program ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat penerima, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Sumber: AntaraNews