Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Kepahiang, 18.248 Warga Terima Beras dan Minyak Goreng

Perum Bulog Cabang Rejang Lebong mulai menyalurkan Bantuan Pangan Bulog Kepahiang kepada 18.248 warga tidak mampu, membawa harapan baru bagi ketahanan pangan daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Kepahiang, 18.248 Warga Terima Beras dan Minyak Goreng
Perum Bulog Cabang Rejang Lebong mulai menyalurkan Bantuan Pangan Bulog Kepahiang kepada 18.248 warga tidak mampu, membawa harapan baru bagi ketahanan pangan daerah. (AntaraNews)

Perum Bulog Cabang Rejang Lebong telah memulai penyaluran program bantuan pangan kepada masyarakat Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Sebanyak 18.248 warga tidak mampu akan menerima alokasi bantuan untuk periode Februari dan Maret 2026. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah tersebut.

Penyaluran perdana program ini dimulai pada Jumat, 27 Maret 2026, dengan fokus awal di Kecamatan Merigi dan Ujan Mas. Program bantuan pangan ini menargetkan penerima yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga desil 4. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi kelompok rentan.

Setiap penerima manfaat akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan sekaligus. Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha, menyatakan adanya peningkatan signifikan jumlah penerima tahun ini. Peningkatan tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas jangkauan program bantuan pangan.

Penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Cabang Rejang Lebong secara bertahap menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Kepahiang. Tahap awal distribusi telah menyasar Kecamatan Merigi dengan 1.357 penerima dan Kecamatan Ujan Mas dengan 3.181 penerima. Proses ini memastikan bantuan tersalurkan secara merata sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kriteria penerima bantuan pangan ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga desil 4. Data tersebut mencerminkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah yang paling membutuhkan dukungan. Verifikasi data yang akurat menjadi kunci utama dalam memastikan tepat sasaran program ini.

Jumlah penerima program bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Kepahiang mengalami peningkatan substansial dari tahun sebelumnya. Tahun ini, total penerima mencapai 18.248 PBP, bertambah 5.873 PBP dari 12.375 PBP pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan perluasan cakupan program untuk menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diberikan untuk alokasi bulan Februari dan Maret secara bersamaan. Harapannya, bantuan ini mampu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga selama dua bulan.

Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif Bulog dalam program bantuan pangan ini. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bulog untuk kesejahteraan masyarakat. Program ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Penyaluran bantuan pangan ini memiliki beberapa tujuan strategis bagi pemerintah daerah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan stimulus ekonomi di tingkat lokal. Selain itu, bantuan pangan berperan penting dalam mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas pangan.

Lebih lanjut, program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya setelah periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Ketersediaan pangan yang terjamin melalui bantuan ini dapat mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga. Ini juga berkontribusi pada terjaganya ketahanan pangan di daerah.

Bupati Zurdi Nata menegaskan bahwa penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan ke berbagai wilayah penerima sesuai data yang telah ditetapkan. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap warga yang berhak mendapatkan bantuan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi