Perum Bulog Cabang Lebak, Provinsi Banten, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Melalui penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog Lebak kini aktif menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada warga miskin di wilayahnya. Program ini bertujuan utama untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari serta memastikan ketersediaan pangan bagi keluarga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan ini mencakup dua kabupaten penting di Banten, yakni Lebak dan Pandeglang, dengan volume yang signifikan. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga penerima. Distribusi bantuan pangan ini telah berjalan lancar di berbagai titik penyaluran, mulai dari tingkat desa hingga kelurahan.
M Syaukani, Kepala Perum Cabang Bulog Lebak, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin akses pangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Fokus utama adalah pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam kategori desil 1 dan 2. Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat secara berkelanjutan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Advertisement
Advertisement
Program Bantuan Pangan Bulog Lebak ini memiliki skala yang cukup besar, mencakup distribusi beras sebanyak 8.000 ton. Selain beras, bantuan juga meliputi minyak goreng dengan total volume mencapai 1,7 juta liter. Angka ini menunjukkan komitmen serius dari pemerintah dan Bulog dalam mengatasi masalah kerawanan pangan di daerah tersebut.
Penyaluran bantuan pangan ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan baik. Selama ini, proses distribusi berjalan lancar di berbagai titik yang telah ditentukan, memastikan bantuan sampai tepat sasaran. Warga penerima tidak perlu khawatir akan kesulitan akses, karena titik penyaluran berada di kantor desa masing-masing.
Rudi, seorang warga Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, mengungkapkan rasa senangnya setelah menerima bantuan ini. Ia mendapatkan 20 liter beras dan empat liter minyak goreng, yang sangat membantu kebutuhan keluarganya. Rudi berharap program Bantuan Pangan Bulog Lebak ini dapat terus berlanjut setiap bulan, menunjukkan betapa besar harapan masyarakat terhadap keberlanjutan program ini.
Advertisement
Advertisement
Kepala Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Amin, menjelaskan bahwa di desanya, sebanyak 884 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan ini. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 1.673 keluarga dengan populasi sekitar 6.000 jiwa di desa tersebut. Penyaluran paket pangan ini mencakup periode dua bulan sekaligus, yaitu Januari-Februari 2026, memberikan kepastian bagi penerima.
Program Bantuan Pangan Bulog Lebak ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menumbuhkan rasa optimisme di kalangan masyarakat. Dengan adanya bantuan rutin, keluarga miskin dapat lebih fokus pada aspek lain kehidupan tanpa terlalu khawatir akan ketersediaan pangan. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.
Harapan agar bantuan pangan ini dapat rutin dilakukan setiap bulan mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan. Respons positif dari warga dan kepala desa menunjukkan bahwa program ini sangat relevan dan dibutuhkan. Keberlanjutan program akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi keluarga miskin di Lebak dan Pandeglang.
Advertisement
Advertisement
Benu Dwiyana, Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, menegaskan bahwa proses penyaluran di sejumlah kecamatan berjalan lancar. Penentuan penerima manfaat dilakukan berdasarkan kriteria yang jelas. Program bantuan pangan ini secara spesifik ditujukan bagi masyarakat miskin yang masuk dalam kategori desil 1 dan 2.
Kriteria desil 1 dan 2 memastikan bahwa bantuan ini benar-benar menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Data penerima yang akurat menjadi fondasi penting dalam efektivitas penyaluran. Koordinasi antara Bulog, Bapanas, dan dinas terkait di daerah memastikan transparansi dan akuntabilitas program.
Dengan mekanisme yang terstruktur dan target yang jelas, program Bantuan Pangan Bulog Lebak ini diharapkan dapat terus berjalan efektif. Upaya kolaboratif dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan ketahanan pangan nasional. Program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakatnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews