Bulog Banyumas Mulai Distribusikan Bantuan Pangan di Banyumas Raya: Jaga Ketahanan Pangan Masyarakat

Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas telah memulai distribusi bantuan pangan di wilayah Banyumas Raya, termasuk beras dan minyak goreng, sebagai upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah peningkatan jumlah penerima.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bulog Banyumas Mulai Distribusikan Bantuan Pangan di Banyumas Raya: Jaga Ketahanan Pangan Masyarakat
Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas telah memulai distribusi bantuan pangan di wilayah Banyumas Raya, termasuk beras dan minyak goreng, sebagai upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah peningkatan jumlah penerima. (AntaraNews)

Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas secara resmi memulai distribusi bantuan pangan di wilayah Banyumas Raya, mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Langkah ini merupakan bagian penting dari program pemerintah yang bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan masyarakat. Penyaluran perdana bantuan pangan alokasi bulan Februari dan Maret 2026 ini telah dimulai sejak Jumat, 13 Maret 2026, di beberapa wilayah.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, menjelaskan bahwa penyaluran awal ini difokuskan pada sejumlah kecamatan. Kecamatan Sampang di Kabupaten Cilacap, Kecamatan Somagede di Kabupaten Banyumas, dan Kecamatan Karangjambu di Kabupaten Purbalingga menjadi lokasi pertama yang menerima bantuan. Sementara itu, untuk Kabupaten Banjarnegara, jadwal penyaluran masih dalam tahap menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Program bantuan pangan ini sangat vital dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok bagi keluarga penerima manfaat yang telah terdata. Bulog berkomitmen untuk memastikan ketersediaan stok beras tetap aman dan proses distribusi berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas harga pangan.

Berdasarkan data yang dihimpun Bulog Banyumas, penyaluran perdana bantuan pangan menjangkau total 19.248 penerima di tiga kabupaten. Bantuan tersebut meliputi 384.960 kilogram beras dan 76.992 liter minyak goreng. Ini menunjukkan skala distribusi yang cukup besar untuk tahap awal program.

Secara rinci, penyaluran di Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, menyasar 6.400 penerima dengan alokasi 128.000 kilogram beras dan 25.600 liter minyak goreng. Di Kabupaten Banyumas, tepatnya Kecamatan Somagede, bantuan diberikan kepada 7.059 penerima, dengan total 141.180 kilogram beras dan 28.236 liter minyak goreng. Sementara itu, di Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, 5.789 penerima mendapatkan 115.780 kilogram beras dan 23.156 liter minyak goreng.

Prawoko Setyo Aji menegaskan bahwa Bulog sebagai operator penyaluran bantuan pangan, memastikan ketersediaan stok beras berada dalam kondisi aman. Hal ini krusial untuk menjamin kelancaran program bantuan pangan Bulog Banyumas. Distribusi beras dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Namun, Prawoko mengakui adanya tantangan dalam distribusi minyak goreng. Bulog masih menunggu pasokan dari pihak pabrik untuk dapat melanjutkan penyaluran bantuan pangan di wilayah lainnya. “Beras sebenarnya sudah siap. Kami masih menunggu pasokan minyak goreng dari pabrik. Jika sudah tersedia, penyaluran akan kembali dilanjutkan,” ujarnya. Komitmen ini menunjukkan upaya Bulog untuk memenuhi janji penyaluran secara menyeluruh.

Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan pangan di wilayah Banyumas Raya pada tahun 2026. Jumlah penerima mencapai 918.544 orang, naik 331.593 orang dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 586.951 penerima. Peningkatan ini menyoroti kebutuhan yang terus bertumbuh di masyarakat.

Distribusi jumlah penerima bantuan pangan Bulog Banyumas pada tahun 2026 terbagi sebagai berikut:

  • Kabupaten Cilacap: 290.272 penerima
  • Kabupaten Banyumas: 286.920 penerima
  • Kabupaten Purbalingga: 182.013 penerima
  • Kabupaten Banjarnegara: 159.339 penerima

Pihak Bulog akan terus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan seluruh proses distribusi bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran. Prawoko berharap bantuan pangan ini dapat secara efektif membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi