Demokrat Dukung Langkah Prabowo Hadapi Dampak Global Perang AS-Iran
Partai Demokrat mendukung langkah pemerintah Prabowo menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dampak perang AS-Iran dan ancaman global.
Partai Demokrat menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron saat membuka Proklamasi Democracy Forum (PDF) bertema “Dampak Ekonomi-Politik Global Pasca 3 Bulan Perang Iran vs AS-Israel” di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (21/5).
“Niat kami dari Partai Demokrat ingin menghasilkan solusi terbaik bagi bangsa dan negara, yang tujuan akhirnya rakyat bisa merasakan kesejahteraan dan kebahagiaan dari berbagai aspek,” kata Herman.
Menurut pria yang akrab disapa Kang Hero itu, forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi jangka menengah dan panjang terkait langkah yang perlu diambil Indonesia menghadapi tekanan global maupun persoalan dalam negeri.
Ia juga menyampaikan pesan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono agar kader Demokrat hadir sebagai bagian dari solusi bangsa.
“Pak SBY dan Mas AHY selalu mengingatkan kepada kita bahwa hari ini sudah terlalu banyak masalah. Karena itu, kader Partai Demokrat harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan,” ujarnya.
Demokrat Soroti Dampak Penutupan Selat Hormuz
Herman menilai pemerintah telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menghadapi dampak konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, termasuk di sektor ekonomi, politik, keamanan, hingga sosial.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah potensi penutupan Selat Hormuz yang dinilai dapat memengaruhi rantai pasok energi dunia dan perdagangan internasional.
“Penutupan Selat Hormuz saya kira luar biasa dampaknya ke mana-mana dan ternyata memang diperhitungkan. Ini menjadi tekanan global yang pada akhirnya menjadi pembicaraan di semua negara,” jelasnya.
Menurut Herman, Indonesia perlu menyiapkan langkah mitigasi agar dampak gejolak global tidak semakin membebani ekonomi nasional.
“Negara harus hadir pada setiap persoalan bangsa, negara harus hadir pada setiap persoalan rakyat, dan rakyat harus merasakan keberhasilan negara,” ucapnya.