84 Tas Branded Sandra Dewi Habis Diburu dalam Lelang BPA Fair 2026
Petugas Kejaksaan mengungkapkan bahwa sebanyak 84 tas mewah milik Sandra Dewi berhasil terjual habis dalam acara BPA Fair 2026.
Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung telah resmi melakukan lelang terhadap aset-aset mewah yang merupakan hasil sitaan dari para terpidana kasus korupsi. Di antara aset tersebut terdapat barang-barang sitaan yang terkait dengan kasus yang melibatkan Harvey Moeis dan Sandra Dewi, termasuk perhiasan dan tas-tas mewah.
Pihak Kejaksaan mengonfirmasi bahwa semua tas bermerek yang ditawarkan akan dijual dalam beberapa skema. Sebagian tas akan dijual secara terpisah, sementara koleksi lainnya akan dikelompokkan dalam satu paket untuk para peminat yang hadir di acara tersebut.
"Totalnya ada 84 tas, 55 dijual satuan dan sisanya dijual paket dengan format lot," jelas salah satu petugas kejaksaan di lokasi acara, Kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/5/2026).
Deretan tas yang dipajang di etalase pameran bukanlah barang sembarangan, melainkan berasal dari rumah mode kelas atas yang terkenal di seluruh dunia. Lebih lanjut, petugas tersebut membeberkan daftar merek ternama yang banyak dicari oleh para peserta sejak acara dimulai.
"Mereknya ada Chanel, Hermes juga ada. Dior, Balenciaga juga ada, macam-macam," tuturnya.
Kejaksaan menetapkan nilai limit atau harga pembukaan yang cukup kompetitif, namun tetap mencerminkan nilai kemewahan barang aslinya. Penentuan harga tersebut didasarkan pada hasil taksiran profesional, agar proses pengembalian kerugian negara dapat berjalan maksimal.
"Kisaran harganya kita di range 20-an juta, sampai dengan 100-an up," imbuhnya.
Semua barang telah terjual
Bukan hanya berbagai merek tas, perhiasan milik Sandra Dewi juga habis terjual dalam acara lelang tersebut. Tercatat ada sekitar 30 jenis perhiasan yang dilelang, termasuk sebuah kalung yang memiliki harga sekitar Rp33,1 juta.
"Ya, itu juga laku terjual semua," tegasnya.
Meskipun demikian, masih ada aset sitaan lainnya berupa 10 unit mobil mewah milik Harvey Moeis yang belum dilelang. Saat ini, status mobil-mobil tersebut sedang dalam penanganan intensif oleh tim pemulihan aset.