Anggota TNI Ricuh di Polres Selayar, Tuntut Keadilan Usai Keluarga Ditabrak Polisi
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi Alimuddin membenarkan kedatangan anggota TNI ke Mapolres Kepulauan Selayar.
Keributan pecah di Mapolres Kepulauan Selayar pada Minggu (24/8) dini hari, diduga melibatkan sejumlah anggota TNI. Insiden itu terjadi setelah mereka mempertanyakan penanganan kasus kecelakaan yang melibatkan anggota polisi berinisial Aipda MT.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi Alimuddin membenarkan kedatangan anggota TNI ke Mapolres Kepulauan Selayar. Suardi menyebut anggota TNI tersebut datang untuk mempertanyakan kasus kecelakaan yang melibatkan Aipda MT.
"Dia datang bertanya, makanya diterima lah dia di SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu). Dia bertanya tentang lakalantas (kecelakaan lalu lintas)," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (25/8).
Bahkan, kata Suardi, Aipda MT sudah ditahan dan diproses dalam kasus kecelakaan tersebut. Suardi mengungkapkan korban kecelakaan merupakan keluarga salah satu anggota TNI yang mendatangi Polres Kepulauan Selayar.
"Yang ditabrak ini keluarga anggota TNI. Nah, keluarganya dia bertanya tentang penanganan kasusnya dan di SPKT juga dijelaskan bahwa sudah ditangani. Bahkan anggota tersebut itu sudah ditahan atas perintah Pak Kapolres," tegasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kata Suardi, korban mengalami luka-luka. Suardi menegaskan keributan tersebut sudah dikomunikasikan dengan Dandim 1415/Selayar Letkol Czi yudi Harianto dan Kapolres Kepulauan Selayar Ajun Komisaris Besar Didid Imawan.
"Pak Kapolres langsung menghubungi Dandim. Pak Kapolres sudah jelaskan bahwa masalah tersebut sudah ditangani sesuai prosedur. Bahkan Kapolres sudah nonjobkan itu anggota," ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, kedatangan sejumlah anggota TNI di Mapolres Kepulauan Selayar terjadi pada pukul 01.15 Wita. Kedatangan sejumlah anggota TNI tersebut untuk menanyakan penanganan kasus lakalantas yang melibatkan Aipda MT.
Saat itu, Aipda MT yang mengendarai Honda Brio nomor polisi DD 134 UA menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh keluarga salah satu anggota TNI.
Sejumlah perwira di Polres Kepulauan Selayar sempat memberikan pejelasan terkait kasus lakalantas tersebut. Namun, mereka tetap mempertanyakan keberadaan Aipda MT
Saat itu, Aipda MT sudah menjalani pemeriksaan di Satuan Lalu Lintas dan dibawa Sie Propam Polres Kepulauan Selayar untuk ditahan. Ketegangan terjadi saat salah satu anggota TNI melakukan tembakan ke udara.
Ketegangan mereda saat Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudi Harianto mendatangani Mapolres Kepulauan Selayar. Saat itu, Dandim bertemu langsung dan berkomunikasi dengan Kapolres Kepulauan Selayar Ajun Komisaris Besar Didid Imawan.