Anggota TNI Ricuh di Polres Selayar, ini Reaksi Sang Komandan
Komandan Kodim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto angkat bicara pasca anak buahnya ribut di Mapolres Kepulauan Selayar.
Komandan Kodim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto angkat bicara pasca anak buahnya ribut di Mapolres Kepulauan Selayar, Minggu (24/8) dini hari. Dandim 1415/Selayar memastikan kejadian tersebut tak mengganggu sinergitas antara TNI dan Polri.
Letkol Czi Yudo Harianto mengatakan saat ini situasi di Kabupaten Kepulauan Selayar tak terpengaruh dengan insiden yang terjadi pada Minggu dini hari tersebut. Ia menegaskan kondisi Kepulauan Selayar aman terkendali.
"Jadi saya tegaskan situasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar aman terkendali. Jadi saya mengimbau untuk masyarakat di Kepulauan Selayar, tidak ada namanya rusuh atau tidak ada sinergi yang rusak," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (25/8).
Yudo menegaskan antara TNI dan Polri sudah membina hubungan yang baik. Hal itu demi situasi aman dan tanpa ancaman.
"Jadi kondisi di sini aman terkendali dan tidak ada gangguan ataupun ancaman yang ada. Namun, saya berharap media mendukung apa yang menjadi situasi kami berdua antara Dandim dan Kapolres," ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan membantah terkait informasi anggota TNI mengepung Mapolres Kepulauan Selayar. Didid menyebut informasi yang berkembang di luar telah dibesar-besarkan dan tidak sesuai fakta di lapangan.
“Saya, Kapolres Selayar menyatakan dengan ini bahwa berita-berita yang ada di media sosial tentang pengepungan anggota Kodim 1415 Selayar sekali lagi itu tidak benar, itu terlalu dibesar-besarkan. Jadi tidak ada, itu hanya miskomunikasi kecil yang sudah bisa kami selesaikan,” kata dia.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara Polres dan Kodim tetap solid serta terjalin dalam bingkai sinergitas TNI-Polri.
“Kami adalah mitra yang saling bersinergi, kami adalah dua alat negara yang tidak bisa dipisahkan. Jadi jangan sekali-kali menggoreng isu seolah-olah ada masalah antara Polri dan TNI. Kondisi di Selayar tetap kondusif,” lanjut Kapolres.
Ia juga menekankan komitmen jajaran TNI-Polri di Selayar untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah.
“Kami akan mendukung kebijakan Bapak Kapolri, Bapak Panglima, Bapak Presiden, Bapak Kapolda, dan Bapak Danrem. Ke depan, kami akan tunjukkan sinergi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, keributan terjadi di Mapolres Kepulauan Selayar, Minggu (24/8) dini hari, yang diduga sejumlah anggota TNI. Kepolisian Resor Kepulauan Selayar menyebut kejadian tersebut karena mempertanyakan kasus kecelakaan yang melibatkan polisi inisial Aipda MT