51 SPPG Medan Beroperasi, Wali Kota Targetkan 255 Titik untuk Program Makan Bergizi Gratis
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengumumkan 51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah beroperasi, menargetkan 255 titik untuk Program Makan Bergizi Gratis dan serapan 8.000 tenaga kerja.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, mengumumkan bahwa sebanyak 51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di wilayahnya. Keberadaan SPPG ini merupakan bagian integral dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah pusat.
Pengumuman ini disampaikan Rico Waas dalam acara Program Sapa Warga di Medan pada hari Sabtu, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inisiatif nasional tersebut. "Untuk saat ini sudah ada sekitar 51 titik SPPG di Kota Medan," ujar Rico Waas.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak ganda yang signifikan, terutama dalam aspek penyerapan tenaga kerja lokal. Pemerintah Kota Medan berharap jumlah SPPG akan terus bertambah untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Peran SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memegang peranan krusial dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, mendapatkan akses terhadap asupan gizi yang memadai.
Wali Kota Rico Waas menjelaskan bahwa program yang diinisiasi oleh pemerintah pusat ini terus digencarkan karena memberikan efek ganda yang positif bagi masyarakat. Selain menyediakan makanan bergizi, SPPG juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan operasional dan pembentukan SPPG. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat melalui penyediaan makanan yang layak dan bergizi.
Dampak Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja
Kehadiran 51 SPPG di Kota Medan tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian lokal. Data menunjukkan bahwa operasional SPPG ini telah menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja.
Tenaga kerja tersebut tersebar di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan, menunjukkan jangkauan program yang luas dan merata. Penyerapan tenaga kerja ini menjadi bukti nyata bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki dimensi ekonomi yang kuat.
Rico Waas menekankan bahwa keberadaan SPPG secara langsung turut memberikan andil dalam menyerap tenaga kerja melalui dapur-dapur SPPG. Ini menciptakan peluang kerja baru dan mengurangi angka pengangguran di tengah masyarakat.
Target dan Upaya Optimalisasi SPPG di Medan
Pemerintah Kota Medan memiliki target ambisius untuk Program Makan Bergizi Gratis, yaitu mencapai 255 titik SPPG di seluruh wilayahnya. Target ini menunjukkan skala komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan gizi.
Untuk mencapai target tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan berbagai upaya strategis. Salah satunya adalah dengan meningkatkan koordinasi yang erat dengan berbagai pemangku kebijakan terkait.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengoptimalkan program ini. Partisipasi aktif dari masyarakat diharapkan dapat mempercepat realisasi target dan memaksimalkan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis bagi seluruh warga Medan.
Sumber: AntaraNews