Polri Targetkan 1.500 Unit Layanan Gizi untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis Polri
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menargetkan pembangunan 1.500 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis Polri di seluruh Indonesia pada tahun 2026, demi memperluas akses pangan bergizi bagi masyarakat.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan target ambisius untuk mendirikan 1.500 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat luas. Langkah strategis ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa tujuan utama dari perluasan SPPG ini adalah untuk memperluas cakupan layanan pemenuhan gizi secara signifikan. Selain itu, program ini juga dirancang untuk meningkatkan akses penerima manfaat terhadap makanan bergizi, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara peresmian dan peletakan batu pertama 1.179 SPPG serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta Barat pada Jumat lalu.
Saat ini, Polri telah memiliki 1.179 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan rencana pengembangan yang terus berjalan. Keberadaan unit-unit ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung dalam distribusi makanan bergizi, sekaligus memberdayakan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja. Program MBG ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional.
Perluasan Jangkauan Layanan Gizi Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merinci bahwa dari 1.179 SPPG yang ada, 411 unit telah beroperasi penuh, sementara 162 unit lainnya sedang dalam tahap persiapan operasional. Selain itu, 499 unit sedang dalam proses pembangunan dengan target penyelesaian pada Maret 2026, dan 107 unit lainnya baru memasuki tahap peletakan batu pertama.
Apabila seluruh SPPG ini telah beroperasi, diperkirakan akan memberikan manfaat kepada 2.947.500 orang dan menciptakan lapangan kerja bagi 58.950 individu. Fokus khusus juga diberikan pada pembangunan 33 SPPG di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), menunjukkan komitmen Polri terhadap pemerataan akses gizi di seluruh pelosok negeri.
Untuk wilayah Papua, Polri bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan survei guna mengidentifikasi lokasi yang strategis untuk pembangunan SPPG di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.
Komitmen Polri untuk Pemerataan Akses Gizi
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa upaya ini merupakan manifestasi dari komitmen Polri untuk mendukung akses yang setara terhadap layanan gizi di seluruh wilayah. Ia menekankan bahwa manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis harus dapat dirasakan oleh seluruh warga negara, di mana pun mereka berada, tanpa terkecuali.
Pada hari Jumat tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di SPPG Palmerah, Jakarta Barat. Acara penting ini turut dihadiri oleh sejumlah menteri dan kepala lembaga, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar.
Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menggarisbawahi pentingnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai inisiatif nasional yang didukung penuh oleh pemerintah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan program dalam mengatasi masalah gizi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Sumber: AntaraNews