500 Ojol dan Polresta Bengkulu Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Aksi di DPR RI: Simbol Solidaritas Nasional
Ratusan ojek online bersama Polresta Bengkulu dan pejabat daerah gelar shalat ghaib untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, korban unjuk rasa di DPR RI. Simak detail solidaritas dan doa bersama ini dalam kegiatan shalat ghaib Polresta Bengkulu ojol.
Polresta Bengkulu bersama ratusan ojek online (ojol) di Kota Bengkulu baru-baru ini melaksanakan shalat ghaib. Kegiatan keagamaan ini ditujukan untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, seorang korban aksi unjuk rasa yang terjadi di Gedung DPR RI Jakarta pada Jumat, 29 Agustus 2025. Inisiatif ini menunjukkan solidaritas mendalam dari berbagai elemen masyarakat.
Acara khidmat tersebut berlangsung di Masjid Agung At Taqwa Kota Bengkulu pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Hadir dalam kesempatan mulia itu Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta sejumlah pejabat penting lainnya. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat.
Inisiatif shalat ghaib ini merupakan wujud belasungkawa dan doa bersama bagi Affan Kurniawan yang gugur. Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno menyatakan bahwa kegiatan positif ini diharapkan dapat memberikan tempat terbaik bagi almarhum di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ini juga menjadi simbol komitmen kuat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Komitmen Bersama Jaga Kondusivitas Wilayah
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno menegaskan duka cita mendalam atas berpulangnya Affan Kurniawan. Ia menyampaikan bahwa jajaran Polresta Bengkulu bersama ratusan ojek online telah bersepakat untuk aktif menjaga keamanan dan ketertiban di Bengkulu. Sinergi ini penting untuk menciptakan lingkungan yang damai dan stabil bagi seluruh warga.
"Kami dari Polresta Bengkulu beserta jajaran dan mewakili Kapolda Bengkulu turut berdukacita atas gugurnya saudara kita Affan Kurniawan," ujar Kombes Pol Sudarno. Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan diarahkan untuk hal-hal positif, termasuk doa bersama ini. Tujuannya adalah agar almarhum Affan mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT.
Komitmen menjaga kondusivitas ini bukan hanya sekadar pernyataan. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sipil, khususnya komunitas ojek online. Mereka bertekad untuk mencegah insiden serupa dan memastikan keamanan bersama. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Solidaritas Pemerintah dan Komunitas Ojol
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan turut menyampaikan simpati dan doa bagi almarhum Affan Kurniawan. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu, bersama kepolisian dan komunitas ojol, mendoakan agar Affan diterima di sisi Allah SWT. Solidaritas ini mencerminkan persatuan dalam duka yang mendalam.
"Sebagai seorang muslim, sebagai bangsa Indonesia, maka gubernur, wali kota, kepolisian, dan seluruh ojek online se-Provinsi Bengkulu kami mengadakan shalat bersama khusus untuk almarhum Affan Kurniawan," kata Helmi Hasan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa kegiatan shalat ghaib Polresta Bengkulu ojol ini merupakan inisiatif kolektif yang kuat.
Rangga Dewangga, Ketua Ojek Online Komunitas Aspal Bengkulu, mengungkapkan bahwa sebanyak 500 ojol berpartisipasi dalam shalat ghaib tersebut. Jumlah partisipan yang signifikan ini menunjukkan tingginya rasa kepedulian di kalangan pengemudi ojek online. Mereka berharap tidak ada lagi korban jiwa dalam aksi unjuk rasa di masa mendatang.
Pelaksanaan shalat ghaib Polresta Bengkulu ojol ini juga menjadi penanda kepedulian seluruh masyarakat Bengkulu. Pemerintah melalui Presiden RI Prabowo Subianto juga telah menegaskan bahwa negara bertanggung jawab penuh terhadap keluarga yang ditinggalkan korban. Hal ini memberikan jaminan dan dukungan bagi keluarga almarhum. Kegiatan ini juga menjadi pesan kuat tentang pentingnya persatuan.
Sumber: AntaraNews